JABAR EKSPRES – Perumda Tirta Anom Kota Banjar melakukan perbaikan jaringan pipa HDPE berukuran 300 milimeter di Jalan Cimaragas, Lingkungan Pintu Singa, pada Rabu (22/7/2026). Pekerjaan yang dimulai pukul 10.00 WIB ini berpotensi mengganggu aliran air bersih bagi pelanggan di empat wilayah pelayanan Unit Situbatu.
Direktur Perumda Tirta Anom, E Fitrah Nurkamilah mengonfirmasikan bahwa kegiatan perbaikan pipa tersebut merupakan langkah pemeliharaan infrastruktur untuk menjaga kualitas layanan air bersih kepada masyarakat. Lokasi pipa yang akan diperbaiki berada di jalur distribusi utama yang melayani sejumlah permukiman padat penduduk di Kecamatan Banjar.
“Kami melakukan perbaikan karena adanya indikasi kebocoran pada pipa HDPE ukuran 300 mm di sepanjang Jalan Cimaragas. Jika tidak segera ditangani, dikhawatirkan akan berdampak lebih luas pada sistem distribusi air,” ujarnya, Kamis (23/7/2026).
Baca Juga:Golkar Cianjur Komitmen Kawal Pelaksanaan Tatib dan Tata Beracara Baru DPRDKasus Kekerasan Anak di Tasikmalaya Masih Tinggi, Mayoritas Pelaku Orang Terdekat Korban
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pekerjaan perbaikan ditargetkan selesai pada hari yang sama, meskipun durasi pastinya sangat tergantung pada kondisi di lapangan. Tim teknis telah disiagakan untuk memastikan proses perbaikan berjalan lancar dan aman.
E Fitrah menyebutkan setidaknya ada empat wilayah yang terdampak selama proses perbaikan berlangsung. Keempat wilayah tersebut adalah Desa Binangun, Desa Sukamukti, Perumahan Sumanding Raya, serta sebagian Dusun Gardu. Total pelanggan yang terdampak diperkirakan mencapai ratusan kepala keluarga yang selama ini menggantungkan kebutuhan air bersih pada jaringan distribusi Perumda Tirta Anom.
Pelanggan di keempat wilayah terdampak sudah diimbau untuk menampung air secukupnya sebelum pukul 10.00 WIB sebagai langkah antisipasi. Imbauan ini disampaikan mengingat aliran air akan terhenti sementara selama proses perbaikan pipa berlangsung.
“Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan ini. Kami memahami bahwa air bersih adalah kebutuhan pokok masyarakat. Karena itu, kami berupaya menyelesaikan perbaikan secepat mungkin,” katanya.
Ia menegaskan, pihaknya terus meningkatkan kualitas pelayanan air bersih bagi masyarakat Kota Banjar. “Perbaikan infrastruktur secara berkala merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam menjaga kelancaran distribusi air dan mencegah terjadinya gangguan yang lebih besar di kemudian hari,” ujarnya. (CEP)
