Bazar Takjil-Workshop hingga Pameran Sejarah Ramaikan Ramadan Creative Day Cimahi

Bazar Takjil-Workshop hingga Pameran Sejarah Ramaikan Ramadan Creative Day Cimahi
Sejumlah Pameran Karya Seni dalam Gelaran Ramadan Creative Day Cimahi. (Foto: Mong/Jabar Ekspres)
0 Komentar

Tak hanya pameran, rangkaian mini workshop juga disiapkan untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha dan generasi kreatif. Pada hari pertama, pengunjung dapat mengikuti workshop foto produk serta pendampingan legalitas usaha, termasuk pengajuan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikat halal secara gratis.

Sementara pada hari kedua, kata Fajar, agenda diisi dengan sesi berbagi public speaking serta workshop content creator bersama Cimitage Ambassador.

“Hari ini ada workshop foto produk, workshop legalitas usaha sekaligus bisa mengajukan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikat halal gratis. Untuk besok ada sharing session public speaking, dan workshop content creator bersama Cimitage Ambassador,” sebutnya.

Baca Juga:Satpol PP Cimahi Intensifkan Patroli Ramadan, Warung Makan Diimbau Jaga Etika PublikJam Kerja ASN Cimahi Diubah Selama Ramadan, Pelayanan Tetap Optimal

Menurut Fajar, kegiatan ini juga menjadi strategi adaptif Pemkot Cimahi dalam memperkenalkan potensi daerah di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

“Meski kondisi keuangan daerah mengalami efisiensi, namun kegiatan kolaborasi seperti ini dapat dipilih untuk tetap mengenalkan potensi di Kota Cimahi. Salah satunya, produk kreatif mudah-mudahan ke depan bisa menjadi daya tarik Kota Cimahi sangat beragam ke depannya untuk terus dikembangkan,” jelasnya.

Ramadan Creative Day terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat. Lokasi kegiatan yang berada di lingkungan kantor pemerintahan tidak membatasi partisipasi publik.

“Memang areanya di kantor Pemkot, tapi bisa diikuti juga oleh warga yang berkunjung ke Pemkot ataupun sengaja datang, juga bagi ASN tidak terkecuali. Karena kegiatan pameran hingga workshop sangat menarik untuk diikuti,” imbuhnya.

Ke depan, Disbudparpora membuka peluang untuk memperluas penyelenggaraan kegiatan serupa ke ruang-ruang publik lain di Kota Cimahi, bergantung pada respons masyarakat.

“Sekarang yang paling mudah aksesnya untuk digunakan area ini. Tapi nanti kalau responnya baik, bisa juga digelar di area terbuka lain seperti Alun-alun Cimahi, taman, dan lokasi lainnya dengan kolaborasi bersama komunitas. Tujuan utamanya mengenalkan potensi kreatif Kota Cimahi dan bisa sama-sama dikembangkan,” tutupnya. (Mong)

0 Komentar