Ia mengakui, Cimahi memiliki keterbatasan lahan dan sumber daya alam. Namun kondisi tersebut, menurutnya, justru menuntut kreativitas dan inovasi agar sektor pangan tetap tumbuh.
“Untuk ukuran Kota Cimahi yang lahannya terbatas dan potensi sumber daya alamnya minim, bagaimana kita berkreasi agar tetap punya sentra peternakan ikan dan sentra pangan,” ucapnya.
Salah satu langkah konkret yang disiapkan adalah reaktivasi Balai Benih Induk (BBI) milik Pemkot Cimahi yang memiliki luas sekitar dua hektare. Lahan tersebut sebelumnya telah dirancang sebagai pusat pengembangan perikanan.
Baca Juga:PA Kota Cimahi Bahas Kesejahteraan Yudisial dalam Diskusi Internasional BPHPI–FCFCOARayakan Imlek 2026 di Bandung, Ini Promo Dinner di Hotel Kota Bandung
“BBI ini luasnya kurang lebih dua hektare. Kita punya lahan dua hektare dan dulu sudah dikonsep dengan sangat baik oleh Pak Itoch dan Pemkot Cimahi,” ujar Adhitia.
Ia menuturkan, Pemkot berencana mengaktifkan kembali BBI sebagai sentra perikanan air tawar dengan memanfaatkan teknologi bioflok untuk menyiasati keterbatasan lahan.
“Bagaimana ini kita reaktivasi BBI sebagai sentra perikanan di Kota Cimahi. Salah satunya dengan budidaya ikan tawar menggunakan kolam-kolam bioflok,” katanya.
Melalui sistem tersebut, ikan konsumsi akan dibudidayakan secara intensif dan berkelanjutan. Hasilnya diharapkan dapat mendukung rantai ekonomi lokal.
“Nanti ikan-ikan konsumsi ini bisa kita jual ke koperasi Merah Putih, atau disupport sebagai bahan MBG di SPPG,” lanjutnya.
Selain ikan konsumsi, sektor ikan hias juga mendapat perhatian. Adhitia menilai, potensi ekonomi kreatif dari ikan hias di Cimahi tidak bisa diabaikan, mengingat tingginya minat masyarakat.
“Itu sektor ekonomi kreatif yang tidak boleh kita tampik. Animonya di Kota Cimahi luar biasa, seperti ikan hias dan ikan cupang,” ujarnya.
Baca Juga:Penjahit Rumahan Bersiap Hadapi Lonjakan PesananDi Balik Kue Keranjang Imlek, Ada Konsistensi yang Terjaga Lebih dari Dua Dekade
Ia menyebut keberadaan pojok ikan hias di Pasar Atas Cimahi sebagai bukti geliat ekonomi tersebut. Ke depan, budidaya ikan hias juga direncanakan terpusat di area BBI.
“Bagaimana budidaya atau ternak ikan hiasnya juga dilakukan di sini. Cukup kok dua hektare juga,” imbuhnya.
Pemkot Cimahi juga membuka peluang kolaborasi melalui kegiatan kontes ikan hias yang dikemas secara terpadu dengan program Dispangtan lainnya, seperti layanan vaksinasi gratis untuk hewan peliharaan.
