Dugaan Pemangkasan Dana Pendampingan ODGJ, Begini Respons Baznas Banjar

Baznas Banjar Tegaskan Tak Ada Pengurangan Dana untuk Pendampingan ODGJ!
Para penderita ODGJ di salah satu yayasan rehabilitasi. Baznas Kota Banjar memastikan anggaran untuk pendampingan ODGJ tetap aman. (Istimewa/dok pribadi)
0 Komentar

Hal ini dikarenakan Dinsos sendiri tidak memiliki anggaran khusus yang dialokasikan untuk biaya hidup ODGJ yang sedang menjalani rehabilitasi di yayasan atau panti.

“Dukungan dari Baznas itu untuk biaya hidup selama menjalani rehabilitasi. Kalau dari kami tidak ada anggaran khusus untuk itu. Kecuali untuk mereka yang disabilitas keterbelakangan mental,” jelas Hani.

Hani menyebutkan bahwa bantuan sebesar Rp600 ribu per bulan per pasien itu digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok selama masa pengobatan.

Baca Juga:Dana Zakat Profesi Menghilang? Baznas Banjar Dituntut Transparan!Kontroversi Seleksi BAZNAS Kota Banjar, Dugaan Nepotisme dan Politisasi Lembaga Zakat Menguat

Menurutnya, banyak pasien yang menunjukkan perkembangan positif berkat ketepatan dan kesinambungan dukungan ini. Proses penanganan ODGJ yang mendapatkan bantuan, lanjut Hani, diawali dengan asesmen dan pemeriksaan medis dari rumah sakit yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan.

Menyikapi rencana penertiban administrasi dari Baznas, Hani menyambut baik dan menyatakan kesiapannya untuk duduk bersama.

“Nanti kami akan agendakan pertemuan untuk koordinasi dengan Baznas guna membahas permasalahan anggaran untuk penanganan ODGJ ini,” pungkasnya. (CEP)

0 Komentar