Iming-Iming Dapur MBG Berujung Petaka, Puluhan Warga hingga Anggota DPRD Jadi Korban Penipuan

Hendrik Purnomo (kiri) dan Eko Pradana Utama (kanan) bersama Wakil Kepala Badan Gizi Nasional
Hendrik Purnomo (kiri) dan Eko Pradana Utama (kanan) bersama Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Irjen Pol. Sony Sonjaya. Dua anggota DPRD Banjar itu lapor karena telah ditipu oknum BGN. (tangkapan layar Facebook Sony Sonjaya)
0 Komentar

Karena keraguannya itulah, ia memilih untuk tidak ikut mentransfer uang. Dari penuturan rekan-rekannya sesama anggota dewan yang menjadi korban, Sutopo mengetahui bahwa uang yang ditransfer sangat besar.

Tahap awal, korban diminta mentransfer Rp100 juta. Tak lama berselang, pelaku kembali meminta tambahan dana dengan nominal yang sama, sehingga total kerugian per korban bisa mencapai Rp200 juta.

Hendrik Purnomo menceritakan awal mula ketertarikannya. Ia mengenal pelaku dari informasi mulut ke mulut yang menyebut ada ‘jalur cepat’ untuk mendapatkan titik dapur MBG.

Baca Juga:DPRD KBB Fraksi PDI Perjuangan Kawal MBG Agar Berkualitas dan Tepat SasaranKritik PJU Berujung 'Undangan Klarifikasi', Warga Jabar Pertanyakan Ruang Aman Bersuara

Tertarik untuk membantu saudaranya di Kecamatan Lakbok, Ciamis, ia pun terjebak. “Gimana ya ngomongnya, ini pakai jalur cepat katanya dijanjikan 28 Desember 2025, lalu molor. Ditanya lagi nanti 30 Desember 2025 tapi malah jempling (menghilang),” terang Hendrik.

Sementara itu, Eko Pradana Utama dikabarkan mengalami kerugian langsung sebesar Rp200 juta. Merasa tidak ada kejelasan dan komunikasi dari pelaku telah terputus, para korban yang berjumlah 21 orang ini akhirnya mengambil langkah hukum.

Mereka telah melaporkan kasus ini ke Polda Jawa Barat, setelah sebelumnya mengadukan masalah ini ke kantor pusat BGN pada Januari 2026. (CEP)

0 Komentar