Masih jadi Primadona, Investasi di Jawa Barat pada 2025 Tembus Rp296,8 Triliun

Masih jadi Primadona, Investasi di Jawa Barat pada 2025 Tembus Rp296,8 Triliun
Ilustrasi investasi di Jawa Barat tembus Rp296,8 triliun pada 2025. Foto: Pixabay
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Sepanjang 2025, realisasi investasi Jawa Barat tembus RpRp296,8 triliun. Jawa Barat juga berupaya menyeimbangkan investasi dengan tetap menjaga kelestarian alam.

Catatan realisasi itu berdasarkan data yang dipaparkan Kementerian Investasi/BKPM RI. Realisasi itu tembus 109,9 persen dari target yang ditetapkan.

Angka itu sekaligus mengukuhkan posisi Jawa Barat sebagai tertinggi dalam hal realisasi investasi pada 2025. Capaian itu juga naik 18,21 persen dibandingkan 2024 yang berada di angka Rp251,14 triliun.

Baca Juga:Merasa Dirugikan Soal Investasi Tambang, WNA Asal Korea Gugat Seorang Warga Kota Bandung ke Pengadilan Negeri Kertajati Disiapkan Jadi Bandara Utama Jabar, Pemkot Bandung Siapkan Rute Baru dari Husein

Dari total realisasi investasi, Penanaman Modal Asing (PMA) tercatat mencapai Rp147,02 triliun. Sementara Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp149,8 triliun.

Komposisi ini menunjukkan keseimbangan antara investasi domestik dan asing dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Investasi itu tersebar di kota kabupaten yang ada di Jawa Barat.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi cukup senang dengan realisasi investasi itu. Artinya Jabar masih jadi primadona para investor.

Menurutnya, realisasi investasi yang melampaui target ini menjadi sinyal positif bagi perekonomian Jawa Barat di tengah tantangan global. Jawa Barat tetap menjadi destinasi utama investasi nasional sekaligus berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Bagi Dedi Mulyadi, tingginya investasi di Jawa Barat tak lepas dari kerja keras berbagai pihak dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif, inklusif, dan berkelanjutan. “Berarti Jabar cukup aman dan mudah. Ujungnya investor senang menanamkan investasinya di Jawa Barat,” katanya, Kamis (15/1/2026).

Pihaknya juga berupaya bahwa investasi yang masuk dapat berdampak positif pada masyarakat. Misalnya dari sisi penyerapan tenaga kerja.

Selain itu, investasi juga diupayakan untuk tidak melupakan alam. Artinya upaya menjaga alam tetap dilakukan. Terlihat dari berbagai kebijakan yang telah dikeluarkan. (Son)

0 Komentar