Pabrik ini dilengkapi dengan lini produksi modern yang terintegrasi, memenuhi standar internasional, serta didukung teknologi otomatisasi untuk menjaga kualitas dan efisiensi.
Di dalam area pabrik terdapat fasilitas penting seperti pengelasan bodi, pengecatan, perakitan akhir, pusat pemeriksaan kualitas, dan fasilitas logistik. VinFast juga menyiapkan area khusus bagi pemasok dan mitra lokal.
Ekosistem pendukung ini akan terus berkembang dan menjadi dasar kuat bagi proses produksi lokal yang lebih mendalam.
Baca Juga:Dinilai Bisa Jadi Aset Ekonomi Hijau, DTI akan Tingkatkan Kebun Teh Rakyat Kementan Pastikan Pasokan Daging Sapi Aman, Peternak Terlindungi Jelang Akhir Tahun
Bagi VinFast, produksi lokal bukan sekadar memenuhi aturan, tetapi merupakan strategi utama. Sesuai dengan rencana nasional pengembangan kendaraan listrik, VinFast menargetkan tingkat komponen lokal lebih dari 40 persen pada 2026, meningkat menjadi 60 persen pada 2029, dan mencapai 80 persen mulai 2030.
Target ini menunjukkan komitmen VinFast untuk mendukung industri dalam negeri dan pertumbuhan kendaraan listrik di Indonesia.
Membuka Lapangan Kerja dan Menguatkan Industri
Dampak pabrik Subang tidak hanya terlihat dari jumlah kendaraan yang diproduksi. Saat beroperasi penuh, pabrik ini diperkirakan akan menciptakan 5.000 hingga 15.000 lapangan kerja langsung, serta ribuan pekerjaan tidak langsung di sektor logistik, jasa, dan industri pendukung lainnya.
Bagi wilayah Subang yang tengah berkembang menjadi kawasan industri baru di Jawa Barat, proyek ini menjadi pendorong ekonomi yang besar. Keterampilan tenaga kerja meningkat, standar industri naik, dan peluang usaha semakin terbuka.
VinFast menempatkan sumber daya manusia sebagai fokus utama. Perusahaan melihat manufaktur bukan hanya sebagai proses teknis, tetapi juga sebagai proses sosial yang dapat meningkatkan kemampuan masyarakat dan mendukung pembangunan nasional.
Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik
Pada tahap awal, pabrik Subang memproduksi beberapa model kendaraan listrik untuk pasar Indonesia, seperti VF 3, VF 5, VF 6, dan VF 7 dengan setir kanan.
Model-model ini dirancang untuk kebutuhan perkotaan dan cocok bagi konsumen muda serta keluarga modern yang mencari kendaraan listrik yang praktis dan terjangkau.
Baca Juga:14,6 Juta UMKM Transformasi ke Sektor Formal, Serap Jutaan Tenaga Kerja Dongkrak Ekonomi Warga, Pemkab Cianjur Siapkan Sentra Kuliner dan Oleh-oleh di Gunung Padang
Ke depannya, mulai 2026, pabrik ini juga akan memproduksi produk lain seperti skuter listrik dan MPV listrik untuk kebutuhan komersial dan layanan.
Hal ini menunjukkan ambisi VinFast untuk membangun ekosistem kendaraan listrik yang lengkap, bukan sekadar menjual kendaraan.
