Dongkrak Ekonomi Warga, Pemkab Cianjur Siapkan Sentra Kuliner dan Oleh-oleh di Gunung Padang 

Dongkrak Ekonomi Warga, Pemkab Cianjur Siapkan Sentra Kuliner dan Oleh-oleh di Gunung Padang 
Ilustrasi oleh-oleh khas Cianjur. (Foto: Cianjur Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah Kabupaten Cianjur terus mematangkan kesiapan kawasan Situs Megalitikum Gunung Padang sebagai destinasi wisata unggulan. Salah satu langkah yang dilakukan yakni memfungsikan kembali pusat kuliner dan oleh-oleh khas Cianjur yang berada di zona terluar kawasan wisata tersebut.

Sentra kuliner yang berlokasi di area parkir sebelum pintu masuk Gunung Padang sebenarnya telah dibangun sejak beberapa tahun lalu.

Namun, belum dapat dimanfaatkan secara optimal karena terkendala regulasi retribusi dan pajak daerah.

Baca Juga:Kemenhub Perkuat Pengawasan Penerbangan Jelang Nataru, Siap Hadapi Lonjakan PenumpangUsai Terjadi Pengeroyokan di Kalibata, OJK Bakal Tertibkan Praktik Penagih Utang 

“Namun pusat kuliner dan oleh-oleh yang sudah dibangun beberapa kilometer sebelum Situs Gunung Padang belum diresmikan, sehingga belum berjalan karena adanya perubahan regulasi terkait retribusi dan pajak daerah,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Cianjur Ayi Reza Addairobi, dikutip dari ANTARA, (18/12).

Menurutnya, selama ini pemerintah daerah belum memiliki nilai dasar untuk harga sewa ruko, dan beberapa hari lalu mendapat regulasi yang baru sehingga sudah dapat difungsikan atau disewakan.

Sehingga percepatan penataan dan difungsikan pusat oleh-oleh dan kuliner di zona terluar dapat menunjang rencana pemerintah pusat, termasuk menyiapkan transportasi dari Stasiun Lampegan menuju Situs Gunung Padang serta destinasi wisata penunjang.

“Keberadaan pusat kuliner dan oleh-oleh ini, guna memudahkan wisatawan mendapat buah tangan setelah berkunjung ke situs tertua di dunia di Kecamatan Campaka, dan keberadaannya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar,” katanya.

Terkait akan beroperasinya kereta api wisata Jaka Lalana, ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Cianjur berkoordinasi dengan dinas terkait termasuk Dinas Perhubungan Cianjur, untuk menyiapkan angkutan dan ojek yang standar biayanya sudah ditentukan untuk memudahkan wisatawan bisa sampai ke tempat tujuan.

Sarana dan prasarana penunjang termasuk angkutan umum khusus melayani wisatawan termasuk dengan paket wisata di sekitar situs yang bisa dikunjungi wisatawan salah satunya Curug Cikondang dan destinasi wisata pendukung lainnya.

“Saat pusat melakukan penelitian dan pemugaran di Situs Gunung Padang dan segera mengoperasikan kereta wisata Jaka Lalana, disambut pemerintah daerah dengan menata pusat kuliner dan oleh-oleh untuk meningkatkan perekonomian ditunjang kendaraan umum khusus,” katanya.

0 Komentar