JABAR EKSPRES – Menjelang penghujung tahun, banyak umat Islam mulai mencari informasi seputar kapan 1 Rajab 2025 jatuh dan kapan mulai menjalankan puasa sunnah Rajab. Pertanyaan ini wajar muncul karena bulan Rajab memiliki kedudukan istimewa dalam kalender Hijriah dan menjadi salah satu momentum penting untuk meningkatkan kualitas ibadah.
Menariknya, pada tahun ini bulan Rajab bertepatan dengan bulan Desember, yang identik dengan masa libur akhir tahun. Kondisi tersebut memberikan kesempatan bagi keluarga Muslim untuk menyusun agenda ibadah secara lebih terencana, termasuk menjalankan puasa sunnah Rajab dengan konsisten.
Keistimewaan Bulan Rajab dalam Islam
Rajab merupakan salah satu dari empat bulan haram atau bulan suci dalam Islam, selain Dzulqa’dah, Dzulhijjah, dan Muharram. Bulan ini datang setelah Jumadil Akhir dan sering disebut sebagai gerbang awal menuju Ramadhan.
Baca Juga:Ini 15 Link Twibbon Hari Bela Negara 2025 Gratis Terbaru yang Estetik dan Siap Viral di Media SosialBRI Siapkan Rp21 Triliun untuk Memenuhi Kebutuhan Transaksi Masyarakat di Periode Libur Nataru
Para ulama mengibaratkan Rajab sebagai waktu menanam benih kebaikan, Syaban sebagai masa merawatnya, dan Ramadhan sebagai waktu memanen pahala. Oleh karena itu, ketika Rajab tiba, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amal ibadah, seperti berpuasa sunnah, membaca Al-Qur’an, bersedekah, serta memperbaiki kualitas doa dan niat.
Hukum dan Anjuran Puasa Sunnah Rajab
Puasa di bulan Rajab termasuk amalan sunnah, bukan kewajiban. Imam Al-Ghazali dalam kitab Ihya’ Ulumiddin menjelaskan bahwa puasa sangat dianjurkan pada waktu-waktu yang dimuliakan Allah, baik secara tahunan, bulanan, maupun mingguan.
Rajab termasuk bulan yang dimuliakan secara tahunan. Meski demikian, para ulama menegaskan bahwa puasa Rajab tidak dianjurkan dilakukan selama satu bulan penuh. Beberapa sahabat Nabi bahkan memakruhkan puasa Rajab sebulan penuh karena dikhawatirkan menyerupai puasa wajib Ramadhan.
Sebagai gantinya, puasa Rajab dianjurkan dilakukan pada hari-hari tertentu yang utama, seperti Senin dan Kamis, Ayyamul Bidh, atau hari Jumat, agar tetap sesuai tuntunan syariat.
Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia yang diterbitkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, 1 Rajab 1447 Hijriah diperkirakan jatuh pada Minggu, 21 Desember 2025.
Perlu diketahui, sistem kalender Hijriah dimulai sejak terbenamnya matahari. Artinya, 1 Rajab sudah dimulai sejak Sabtu malam, 20 Desember 2025, setelah Magrib, dan berlangsung hingga Magrib keesokan harinya.
