JABAR EKSPRES – Wakil Wali Kota Bandung Erwin terjaring Operasi Tangkap Tangan oleh Tim Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandung, Kamis (30/10) kemarin.
Erwin dikabarkan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung.
Wakil Wali Kota Erwin selama ini dikenal sebagai sosok pemimpin yang begitu dekat dengan rakyat, ia kerap turun ke masyarakat untuk menyelesaikan sejumlah persoalan di Kota Kembang.
Baca Juga:Isu OTT Dibantah, Kejari Bandung: Erwin Diperiksa sebagai Saksi Kasus Dugaan KorupsiWakil Wali Kota Bandung Erwin Kena OTT, Kejari: Tunggu Rilisnya Jam 7 Malam!
Hal itu sejalan dengan prinsip fikih yang diemban Erwin, yakni “Tasharruf al-Imam ‘Ala Al-Ra’iyyah Manuthun bi Al-Maslahah,” yang berarti pemimpin kebijakan harus berorientasi pada kemaslahatan rakyat.
Pria yang akrab disapa Kang Erwin itu memulai kariernya sebagai politikus pada tahun 2019, ia terpilih sebagai Anggota DPRD Kota Bandung periode 2019-2024 dan bertugas di Komisi D yang membidangi kesejahteraan rakyat.
Jauh sebelum itu, Erwin aktif di dunia legislatif dan partai. Ia menjabat sebagai Ketua DPC PKB Kota Bandung sejak 2010.
Kemudian pada Pemilihan Wali Kota Bandung (Pilwalkot) 2024, Erwin maju dengan pasangannya Muhammad Farhan. Pasangan nomor urut 3 ini kemudian mendapat suara terbanyak yaitu 523.000 suara dan memenangkan kontestasi.
Baru pada 20 Februari 2025, Erwin resmi dilantik sebagai Wakil Wali Kota Bandung periode 2025-2030 bersama Wali Kota Muhammad Farhan.
Dalam karirnya sebagai Wakil Wali Kota Bandung, Erwin kerap menunjukkan kemesraanya dihadapan publik saat bekerja bersama dengan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.
Bahkan, Erwin dikenal sebagai sosok yang turun langsung ke masyarakat, berdialog dengan warga, dan memastikan kebijakan yang diambil benar-benar membawa manfaat bagi publik.
Baca Juga:Wakil Wali Kota Bandung Erwin Terjaring OTT KejagungIni Keterangan Kejari Terkait OTT Wakil Wali Kota Bandung!
Selain itu, kiprahnya sebagai penceramah keislaman semakin memperkuat integritasnya dalam membangun masyarakat yang religius dan harmonis.
