Pelatihan Kerja Jadi Jurus Disnakertrans Bandung Barat Hadapi Tantangan Pengangguran

Pelatihan Kerja Jadi Jurus Disnakertrans Bandung Barat Hadapi Tantangan Pengangguran
Para peserta tengah mengikuti kegiatan pelatihan keterampilan yang diselenggarakan Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Bandung Barat di bawah naungan Disnakertrans KBB. Dok BLK Bandung Barat
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menyiapkan langkah konkret untuk menekan angka pengangguran dengan memperluas program pelatihan kerja.

Melalui Balai Latihan Kerja (BLK), ribuan warga diberi kesempatan untuk meningkatkan keterampilan agar mampu bersaing di dunia kerja maupun membuka usaha secara mandiri.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) KBB, Yoppie Indrawan Iskandar, mengatakan bahwa program pelatihan yang dijalankan BLK merupakan bagian dari strategi besar Pemkab Bandung Barat dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) daerah.

Baca Juga:Percepat Penanganan Banjir Semarang-Demak, Gubernur Ahmad Luthfi Minta Optimalisasi PompaWaspadai Pergeseran Tanah, Farhan Imbau Warga Laporkan Gejala Retakan

“Melalui pelatihan ini, kami ingin mendorong lahirnya tenaga kerja yang terampil, mandiri, dan siap bersaing di dunia kerja maupun membuka usaha sendiri,” ujarnya, Kamis (30/10/2025).

Yoppie menegaskan, pemerintah terus memperkuat sinergi antara dunia pendidikan, industri, dan lembaga pelatihan agar lulusan BLK benar-benar siap pakai serta sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.

Menurutnya, langkah ini menjadi upaya pemerintah daerah agar masyarakat tidak hanya siap bekerja di sektor formal, tetapi juga memiliki kemampuan berwirausaha secara mandiri.

“Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memperluas kesempatan masyarakat memperoleh pelatihan yang relevan dengan kebutuhan industri. Dengan begitu, angka pengangguran bisa ditekan, dan masyarakat memiliki keterampilan yang bernilai ekonomi. Kami ingin masyarakat Bandung Barat tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala UPTD BLK Disnaker KBB, Edwar Maulana, menjelaskan bahwa sepanjang 2025 pihaknya menargetkan 20 paket pelatihan dengan total 320 peserta dari seluruh kecamatan di Bandung Barat.

“Jenis pelatihannya meliputi perbengkelan, menjahit, tata rias, bakery, servis AC, barista, hingga olahan ikan,” katanya.

Peserta pelatihan harus memenuhi ketentuan dari Kementerian Ketenagakerjaan, di antaranya berusia minimal 17 tahun, memiliki KTP, mampu baca tulis, serta tidak sedang bekerja maupun bersekolah. Seluruh kegiatan pelatihan dibiayai melalui APBD Kabupaten Bandung Barat tahun 2025.

Baca Juga:Bandung Fair 2025, Pesta Kota Kreatif dengan Selera DuniaSerunya Halloween di FOX LITE Majalaya: Lari Bareng, Tanam Pohon, dan Kostum Seram

Edwar menambahkan, pada tahun 2026 kapasitas pelatihan akan ditingkatkan hingga 100 persen. BLK menargetkan empat paket pelatihan setiap bulan dengan jumlah peserta mencapai 768 orang per tahun.

“Kalau dibandingkan dengan tahun 2025, peningkatannya mencapai 100 persen. Jenis pelatihannya tetap sama, hanya volumenya yang bertambah,” jelasnya.

0 Komentar