Selain dari APBD, BLK juga mendapat dukungan APBN melalui BPVP Lembang untuk dua jenis pelatihan, yakni barista serta pembuatan roti dan kue. Pihaknya berharap bantuan pusat tersebut dapat terus berlanjut untuk memperkuat program pelatihan berbasis kompetensi.
Tahun depan, BLK KBB juga akan membangun gedung pelatihan baru di Desa Cilame dengan dana bersumber dari APBD. Pembangunan gedung tersebut telah melalui tahap Detail Engineering Design (DED) dan ditargetkan dapat dimulai pada 2026.
“Selama ini kegiatan pelatihan masih menumpang di Masjid As-Sidiq Kompleks Pemkab KBB. Dengan adanya gedung baru, kegiatan akan lebih optimal dan dilengkapi fasilitas asrama bagi peserta,” ujar Edwar.
Baca Juga:Percepat Penanganan Banjir Semarang-Demak, Gubernur Ahmad Luthfi Minta Optimalisasi PompaWaspadai Pergeseran Tanah, Farhan Imbau Warga Laporkan Gejala Retakan
“Kami berharap perluasan kapasitas dan pembangunan fasilitas baru dapat memperkuat upaya pemerintah daerah dalam mencetak tenaga kerja yang produktif dan mandiri, sekaligus mempercepat penurunan angka pengangguran di Bandung Barat,” tandasnya. (Wit)
