Lucas Paqueta Bebas dari Tuduhan Taruhan, Akhir dari Mimpi Buruk yang Panjang

Lucas Paqueta Bebas dari Tuduhan Taruhan, Akhir dari Mimpi Buruk yang Panjang
Lucas Paqueta dinyatakan tidak bersalah atas tuduhan pelanggaran aturan taruhan yang sempat membayangi kariernya sejak pertengahan 2023/Foto:@lucaspaqueta-Instagram
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Lucas Paqueta akhirnya bisa bernapas lega. Gelandang West Ham United itu dinyatakan tidak bersalah atas tuduhan pelanggaran aturan taruhan yang sempat membayangi kariernya sejak pertengahan 2023.

Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) melalui situs resminya pada Kamis menyatakan bahwa Paqueta tidak terbukti melakukan empat dugaan pelanggaran peraturan FA E5.1 terkait manipulasi kartu kuning dalam pertandingan Liga Inggris.

“Komisi Regulasi independen tidak menemukan adanya bukti pelanggaran oleh pemain West Ham Lucas Paqueta,” bunyi pernyataan resmi FA.

Baca Juga:Luke Shaw Ungkap Ruang Ganti MU Pernah Toksik, Amorim Hadir Bawa RevolusiBREAKING NEWS! Tom Lembong Dapat Abolisi, Hasto Kristiyanto Terima Amnesti Presiden!

Keputusan ini diambil setelah proses investigasi yang berlangsung sejak Agustus 2023, diikuti dengan serangkaian sidang independen yang cukup panjang dan menyita perhatian publik.

Paqueta sebelumnya didakwa pada Mei 2024 atas empat pelanggaran serius. Ia dituduh sengaja mencari kartu kuning dalam laga melawan Leicester City, Aston Villa, Leeds United, dan Bournemouth—dengan maksud memengaruhi pasar taruhan.

Selain itu, FA juga menuding Paqueta melanggar aturan F3 karena dianggap tidak kooperatif dalam penyelidikan. Tuduhan ini sempat membuat masa depannya di dunia sepak bola terancam, termasuk kemungkinan hukuman larangan bermain seumur hidup.

Namun, semua kekhawatiran itu sirna setelah panel independen tidak menemukan bukti kuat bahwa sang pemain terlibat langsung dalam pengaturan hasil pertandingan.

Dalam pernyataan pribadinya melalui akun Instagram, Paqueta mengungkapkan rasa lega dan syukurnya atas keputusan tersebut. Ia mengaku ingin segera kembali bermain dengan penuh kebahagiaan.

“Saya tidak bisa berkata-kata, tapi saya bersyukur kepada Tuhan. Saya rindu bermain sepak bola dengan senyuman,” tulisnya.

Laporan dari sidang menyebutkan bahwa sebagian besar taruhan mencurigakan berasal dari akun-akun di Brasil. Namun, tidak ada bukti bahwa aktivitas tersebut memiliki keterkaitan langsung dengan Paqueta.

Baca Juga:Tragis! Pria Asal Padalarang Ditemukan Tak Bernyawa di Kotabaru, Polisi Dalami MotifnyaSIMPLE.ID Resmi Diluncurkan: Satu Kartu untuk Semua Perpustakaan di Jabar

Lebih jauh, penyelidikan tidak menemukan indikasi bahwa Paqueta menerima keuntungan finansial apa pun dari aktivitas yang dituduhkan kepadanya.

Dengan putusan ini, reputasi Paqueta yang sempat tercoreng mulai pulih. Kasus ini sempat menggagalkan transfer besarnya ke Manchester City senilai 80 juta pound pada tahun 2023.

Saat itu, City menarik diri dari proses negosiasi setelah kabar penyelidikan mencuat, meskipun pemain asal Brasil itu tengah berada dalam performa puncak bersama West Ham.

0 Komentar