JABAR EKSPRES – Fenomena “No Encore” mendadak menjadi sorotan publik usai konser JKT48 Special Concert: FULL HOUSE yang digelar baru-baru ini. Sorotan utama tertuju pada sosok Haruka Nakagawa, mantan anggota generasi pertama JKT48, yang tampak berdiri sendiri di atas panggung tanpa adanya teriakan “Encore!” dari para penonton tradisi yang biasa menjadi ciri khas dalam setiap konser JKT48.
Dalam budaya konser idol Jepang, termasuk JKT48, momen encore merupakan bagian penting yang ditunggu-tunggu. Biasanya, setelah lagu terakhir dibawakan, para fans akan kompak meneriakkan “Encore! Encore!” sebagai bentuk dukungan agar para member kembali ke panggung untuk menampilkan lagu tambahan.
Namun dalam konser spesial kali ini, momen itu tidak terjadi. Haruka hanya bisa berdiri sendiri di tengah panggung, canggung, hingga akhirnya menitikkan air mata karena tidak mendapat sambutan yang diharapkan.
Baca Juga:VIRAL! Logo HUT RI ke-80 Tuai Kritik Dianggap Gagal Total, Netizen: Estetika Nol BesarViral Istilah “Usia Medium Well”, Apa Artinya dan Setara Umur Berapa? Ini Penjelasannya
Kejadian ini terekam dan viral lewat video yang diunggah akun TikTok @kopiidol dan @ekiinfotainment. Banyak netizen merasa iba dan kecewa melihat Haruka harus menghadapi situasi yang begitu emosional. Aksi diam tanpa teriakan encore tersebut disebut sebagai bagian dari “Efek No Encore” sebuah bentuk protes yang sengaja dilakukan sebagian fans terhadap manajemen JOT (Jakarta Operational Team).
Dugaan menguat bahwa aksi tersebut berkaitan dengan tuntutan para penggemar yang menuntut pemecatan manajer Fritz Fernandez, yang dinilai kurang berpihak pada member dan sering membuat keputusan yang tak menguntungkan baik bagi idol maupun fans.
Aksi No Encore sebenarnya bukan hal baru dalam budaya idol J-pop. Ini merupakan aksi pasif agresif, di mana penonton memilih diam dan tidak berteriak encore sebagai bentuk kekecewaan dan penolakan terhadap situasi yang terjadi di belakang layar.
Namun, dalam kasus ini, banyak fans justru menyayangkan karena Haruka Nakagawa bukan bagian dari konflik tersebut. Ia hanya hadir sebagai tamu nostalgia yang ingin kembali menyapa panggung dan fans-nya. Sayangnya, kehadirannya malah menjadi momen menyakitkan yang membekas di hati banyak orang.
Yang lebih mengejutkan, beberapa netizen menduga bahwa momen “No Encore” justru dijadikan semacam keuntungan eksklusif untuk pemilik kursi ACE, yakni posisi duduk VIP dalam konser tersebut. Sehingga bukan lagi aksi protes murni, melainkan berubah menjadi gimmick panggung.
