Jabar Ekspres – Idul Adha 2026 turut menyuntik geliat sektor Pariwisata di Jawa Barat. Objek wisata di Bogor jadi primadona.
Selain jadi momen berkurban, ternyata libur panjang di Idul Adha turut memancing pergerakan masyarakat ke sejumlah objek wisata di Jawa Barat.
Data Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jabar mencatat, setidaknya lebih dari 116 ribu wisatawan bergerak ke sejumlah objek wisata di Jawa Barat.
Baca Juga:Jalan Kasep Digeber, Pemkab Tasikmalaya Targetkan Dua Tahun Lagi Seluruh Jalan MulusBegal Spesialis Curanmor Dibekuk, Motor Balik ke Pemilik dengan Model Baru
Itu berdasarkan data Sistem Informasi Pariwisata dan Budaya (Siparbud) Jawa Barat. Data dihimpun periode 27 – 29 Mei 20206. Setidaknya ada 116.026 wisatawan bergerak. “Itu laporan dari sekitar 162 destinasi wisata yang ada di Jawa Barat,” kata Kadisparbud Jabar Iendra Sofyan.
Jika dirincikan, sejumlah destinasi favorit juga mencatat lonjakan pengunjung yang signifikan. Misalnya Agrowisata Gunung Mas di Kabupaten Bogor menjadi objek wisata paling ramai dengan jumlah kunjungan tembus 8.195 orang.
Berikutnya wisata bahari dengan 6.579 pengunjung. Lalu kemudian Pantai Pangandaran ada 5.436 wisatawan, Kebun Raya Bogor dikunjungi 5.154 orang, sementara Masjid Raya At-Taqwa mencatat 4.943 kunjungan selama periode yang sama.
Jika dirangkum berdasarkan wilayah, Kabupaten Bogor menjadi wilayah dengan tingkat kunjungan tertinggi. Selama masa pemantauan, setidaknya ada 20.493 wisatawan yang datang ke berbagai destinasi wisata di Kabupaten Bogor.
Iendra menjelaskan, pergerakan wisatawan masih cukup didominasi oleh wisatawan domestik. Sebanyak 114.432 wisatawan nusantara tercatat berlibur ke berbagai objek wisata, dengan mayoritas berasal dari wilayah Jawa Barat. Sementara wisatawan mancanegara mencapai 1.797 orang. Wisatawan asal Arab Saudi menjadi kelompok terbanyak.
Iendra menyambut baik pergerakan wisatawan di momen Idul Adha ini. Ia berharap angin segar itu turut memutar perekonomian masyarakat yang mengandalkan sektor pariwisata.(son)
