Jalan Kasep Digeber, Pemkab Tasikmalaya Targetkan Dua Tahun Lagi Seluruh Jalan Mulus

Bupati Cecep saat cek jalan di wilayah selatan Tasikmalaya. Foto Humas Pemkab
Bupati Cecep saat cek jalan di wilayah selatan Tasikmalaya. Foto Humas Pemkab
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tasikmalaya menargetkan kondisi jalan kabupaten jauh lebih baik dalam dua tahun ke depan melalui program unggulan “Jalan Kasep” yang digagas Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin dan Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari Al Ayubi.

Optimisme itu disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Asep Sopari Al Ayubi saat menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur jalan di seluruh wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

“Insya Allah dua taun deui jalan urang lecir sadaya (Insya Allah dua tahun lagi jalan kita mulus semua),” ujar Asep, Senin (1/6/2026).

Baca Juga:Begal Spesialis Curanmor Dibekuk, Motor Balik ke Pemilik dengan Model BaruSeuri Imah Sunda Resmi Hadir di Dago Bandung, Tawarkan 16 Sambal dan Pengalaman Kuliner Khas Tatar Pasundan

Menurutnya, saat pasangan Cecep-Asep mulai memimpin Kabupaten Tasikmalaya pada 5 Juni 2025, kondisi infrastruktur jalan menghadapi tantangan besar. Sekitar 1.230 kilometer jalan kabupaten dalam kondisi rusak sedang hingga parah, mulai dari jalan yang belum tersentuh pembangunan hingga jalan rusak akibat minim perawatan selama bertahun-tahun.

Meski di tengah kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, duet Cecep-Asep tetap menjadikan sektor infrastruktur sebagai prioritas utama pembangunan daerah. Perbaikan jalan dinilai bukan hanya soal kenyamanan transportasi, tetapi menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi dan pelayanan publik.

Asep menjelaskan, jalan yang baik akan memperlancar distribusi hasil pertanian, mempercepat mobilitas masyarakat, serta membuka akses ekonomi hingga ke pelosok desa. Selain itu, infrastruktur jalan yang memadai juga sangat menentukan kecepatan masyarakat memperoleh layanan kesehatan, terutama bagi warga yang tinggal jauh dari pusat perkotaan.

“Tahun ini ada sekitar 100 kilometer jalan yang dibangun. Tentunya tidak hanya fokus pada jalan raya saja, infrastruktur penunjang lainnya seperti drainase. Tak hanya itu, irigasi untuk sektor pertanian juga tetap menjadi perhatian besar kami,” katanya.

Untuk mewujudkan target tersebut, Pemkab Tasikmalaya terus melakukan berbagai terobosan pendanaan. Salah satunya melalui efisiensi atau cut off anggaran belanja perangkat daerah, perjalanan dinas, hingga kegiatan bimbingan teknis yang kemudian dialihkan untuk pembangunan infrastruktur. Dari langkah efisiensi tahap awal itu, pemerintah daerah berhasil menghimpun anggaran sekitar Rp29 miliar.

Di sisi lain, saat ini Pemkab Tasikmalaya juga tengah mengerjakan perbaikan 32 ruas jalan dengan total anggaran mencapai Rp230,25 miliar yang bersumber dari pinjaman PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI).

0 Komentar