Ratusan Pelaku Usaha di Bogor Naik Kelas, Resmi Punya Izin Edar BPOM

Sejumlah pelaku usaha saat secara simbolis menerima sertifikat Nomor Izin Edar dari BPOM Bogor. (Yudha Prananda / Jabar Ekspres)
Sejumlah pelaku usaha saat secara simbolis menerima sertifikat Nomor Izin Edar dari BPOM Bogor. (Yudha Prananda / Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Ratusan pelaku usaha Kota Bogor menerima Nomor Izin Edar Badan Pengawas Obat dan Makanan (NIE BPOM) dari BPOM di Bogor.

Total ada sebanyak 332 NIE diserahkan, yang terdiri dari 300 untuk pangan olahan dan 32 untuk obat alam. Prosesi penyerahan itu, secara simbolos dilakukan langsung oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim kepada sejumlah pelaku usaha di Rumah Dinasnya, Senin (9/6).

Dedie A. Rachim menyebut, pencapaian tersebut merupakan langkah luar biasa dan menjadi momentum penting untuk mengembangkan produk dan memperluas pemasaran.

Baca Juga:Disdik Kabupaten Bandung Dukung Barak Militer untuk Pelajar Tapi Realisasi Masih Nol, Ternyata Karena IniDukung Kebijakan Mendagri, Pemkot Bakal Dorong MICE Dilakukan Kembali di Hotel Kota Bandung

“Ini menjadi momentum untuk lebih dalam mencari peluang ekspor sehingga pemasarannya jadi lebih luas lagi. Dengan adanya NIE, para konsumen akan merasa lebih aman dan tenang,” ujarnya dikutip Selasa (10/6).

Ke depan, Dedie mengusulkan adanya satu kegiatan khusus yang memamerkan produk-produk lokal, dengan menghadirkan calon pembeli maupun konsumen.

“Harapannya, peluang usaha semakin terbuka luas,” ucap dia.

Kepala Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Bogor, Jeffeta Pradeko Putra, menjelaskan bahwa penyerahan NIE ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-543.

Kata dia, total ada 332 izin edar yang diberikan untuk produk pangan olahan dan obat alam.

Menurut Jaffeta, terdapat banyak potensi pelaku usaha di Kota Bogor yang dapat di-branding dan dimaksimalkan.

Untuk itu, dirinya menilai bahwa keberadaan NIE sangat penting. Tidak hanya untuk legalitas, tetapi juga untuk menjaga mutu, manfaat produk, dan membuka akses pemasaran yang lebih luas.

“Selain itu, NIE juga mendukung pembiayaan dan perlindungan usaha. Ini menjadi bukti nyata sinergi dalam mendukung produk lokal agar bisa bersaing di dunia internasional,” jelasnya.

Baca Juga:Warga Ngeluh Jalan Rusak di Ciwaruga Bandung Barat: Bahayakan Pengendara dan Bikin Macet!Psikolog: Anak Tanpa Sosok Ayah Berpotensi Alami Kendala Emosional dan Sosial

Penyerahan NIE juga dimaksudkan sebagai motivasi dan bagian dari pembinaan bagi pelaku usaha, sekaligus untuk melihat aspek-aspek yang bisa ditingkatkan dalam rangka memberikan layanan terbaik bagi masyarakat, khususnya para pelaku usaha di Kota Bogor.

Jeffeta menambahkan, target khusus dari penerbitan NIE antara lain adalah mendorong pembinaan yang berdampak positif terhadap penyerapan tenaga kerja, menurunkan angka kemiskinan, serta meningkatkan penerimaan pajak.

0 Komentar