Hasil Mengemis Lebih Menjanjikan, Gepeng Ogah Direhabilitasi

Ilustrasi pengemis di jalan. (ist)
Ilustrasi pengemis di jalan. (ist)
0 Komentar

“Setelah penelusuran asal usul mereka, dan terbukti bukan warga Cimahi, maka akan dikembalikan ke tempat mereka berasal,” ujar Acep.

“Dari kasus-kasus sebelumnya, ketika sudah dikembalikan ke tempat asalnya, mereka bakal kembali, karena sudah jadi kebiasaan mereka mengemis, mentalnya sudah begitu,” sambung Acep.

Yang mengejutkan, berdasarkan informasi yang diterima dari para gepeng sendiri, Acep mengatakan penghasilan mereka dalam sehari bisa mencapai Rp300 ribu. Jika sedang sepi, mereka masih bisa membawa pulang Rp250 ribu per hari.

“Apalagi saat membawa anak, lebih signifikan lagi hasilnya,” jelas Acep.

Baca Juga:Catatkan Skor 90,79, BRI Raih Penghargaan BSEM 2025 Kategori Digital Channel TerbaikRatusan Korban Keracunan MBG di Bogor Ternyata Berasal dari Bakteri Telur Ceplok dan Tumis Tauge

Fakta ini membuat para gepeng enggan meninggalkan kebiasaan mengemis. Upaya pembinaan dan rehabilitasi pun sering tidak efektif karena mengemis dianggap lebih menjanjikan secara ekonomi.

“Karena hasil dari mengemis cukup menjanjikan,” tandas Acep. (Mong)

0 Komentar