Buktikan Sepak Bola Gerakkan Ekonomi Rakyat, Allika Noor Raih Penghargaan Nasional di Piala Presiden 2026

Buktikan Sepak Bola Gerakkan Ekonomi Rakyat, Alika Noor Raih Penghargaan Nasional di Piala Presiden 2026
Kreator konten asal Kabupaten Sumedang, Alika Noor Al Aryahbani berhasil meraih Juara II pada Lomba Media Terbaik Pembukaan Piala Presiden 2026. (Alika Noor Al Aryahbani for Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kreator konten asal Kabupaten Sumedang, Allika Noor Al Aryahbani berhasil meraih Juara II pada Lomba Media Terbaik Pembukaan Piala Presiden 2026.

Video bertema Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Ekonomi Kerakyatan yang diangkatnya itu, dinilai mampu menggambarkan bagaimana turnamen sepak bola dapat menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

Allika mengaku, video yang dibuatnya terinspirasi dari perjuangan para pedagang kecil yang mencari nafkah di sekitar stadion saat pertandingan sepak bola.

Baca Juga:Anak-anak SSB Jadi Bintang Pembuka Piala Presiden Elite 2026, Wujud Turnamen yang Dekat dengan MasyarakatDebut Manis Igor Tolic, Puji Permainan Persib Usai Taklukkan Arema 1-0 di Piala Presiden 2026

Diketahui, apresiasi penghargaan atas raihan Juara II pada Lomba Media Terbaik Pembukaan Piala Presiden 2026 itu, diumumkan secara seremonial di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung pada Selasa (28/7/2026).

Allika mengucapkan rasa bersyukur sekaligus tidak menyangka, karya yang dibuatnya mampu mengantarkan dirinya meraih posisi kedua dalam ajang bergengsi tersebut.

“Alhamdulillah, saya benar-benar bersyukur dan tidak menyangka bisa meraih Juara 2 dalam lomba Piala Presiden 2026,” katanya, Selasa (28/7/2026).

“Terima kasih kepada panitia, dewan juri, serta semua pihak yang telah memberikan kesempatan bagi para kreator muda untuk berkarya,” lanjut Allika.

Dia menjelaskan, tema UKM dan ekonomi kerakyatan dipilih karena ingin mengangkat sisi lain dari penyelenggaraan turnamen sepak bola.

Menurut Allika, turnamen sepak bola tidak hanya menyuguhkan pertandingan saja, tapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar stadion.

“Bagi saya, ini bukan sekadar tentang menjadi juara, tetapi tentang bagaimana sepak bola dapat menjadi ruang untuk menyampaikan cerita, kreativitas, dan semangat persatuan,” jelasnya.

Baca Juga:Erick Thohir Apresiasi Piala Presiden 2026, Sebut Kompetisi Jadi Ajang Tingkatkan Jam Terbang Klub dan PemainMaruarar Sirait: Sponsor Piala Presiden 2026 Tembus Rp60 Miliar, Final Masih Menunggu Keputusan

Allika mengungkapkan, ide kontennya muncul dari pengamatan yang dilakukan, terhadap para pedagang yang berjualan saat pertandingan sepak bola berlangsung.

“Karena saya melihat saat menonton pertandingan sepak bola, para pedagang biasanya berjualan bersama keluarganya, misalnya ayah, ibu, dan anak,” ungkapnya.

“Anak-anak mereka juga terlihat antusias membantu berjualan meski suasananya sangat sibuk, karena jika dagangannya laris mereka ingin membeli tas sekolah,” tambah Allika.

Oleh karena itu, dia menilai jika gelaran Piala Presiden bukan sebatas menjadi turnamen pramusim, tapi juga mampu menggerakkan perekonomian masyarakat yang berada di sekitarnya.

Allika berharap, prestasi yang diraihnya dapat menjadi penyemangat bagi perempuan untuk terus berkarya dan berkontribusi di dunia sepak bola melalui media digital.

0 Komentar