Ketua DPRD Bogor Desak SKPD Genjot PAD, Perizinan Berlarut-larut Dinilai Hambat Investasi

Ketua DPRD Bogor Desak SKPD Genjot PAD, Perizinan Berlarut-larut Dinilai Hambat Investasi
Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara. Foto: Sandika/Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara mendorong seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) berinovasi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tengah defisit anggaran Kabupaten Bogor yang mencapai lebih dari Rp3 triliun.

Salah satu yang menjadi sorotan adalah lambannya proses perizinan yang dinilai menghambat investasi. Sastra mengatakan, peningkatan PAD tidak bisa hanya mengandalkan kebijakan lama. Seluruh SKPD harus melakukan terobosan, termasuk mempercepat pelayanan perizinan bagi masyarakat dan pelaku usaha.

“Di tengah kondisi defisit yang cukup besar, SKPD harus melakukan inovasi agar pendapatan daerah bisa meningkat,” ujarnya, Rabu (28/7/2026).

Baca Juga:Genjot Investasi, Bupati Bogor Dorong Percepatan Layanan PerizinanTak Gunakan APBD, Pemkab Bogor Tawarkan Proyek Kereta Gantung Puncak ke Investor

Menurutnya, persoalan perizinan menjadi keluhan yang paling banyak diterima DPRD. Aduan tersebut mulai dari izin usaha, pembangunan rumah hingga berbagai perizinan lain yang dinilai masih berbelit dan memakan waktu lama.

“Keluhan masyarakat paling banyak terkait pengurusan izin, baik izin usaha, izin rumah, maupun izin lainnya, prosesnya masih cukup rumit,” jelasnya.

Sastra mengungkapkan, banyak investor mengaku telah memenuhi seluruh persyaratan, termasuk melengkapi revisi yang diminta dinas terkait. Namun, izin yang diajukan tak kunjung terbit bahkan bisa tertunda hingga satu sampai dua tahun.

Ia menilai kondisi tersebut membuat peluang investasi terhambat, padahal investasi memiliki dampak langsung terhadap penyerapan tenaga kerja, perputaran ekonomi, dan peningkatan pendapatan daerah.

“Kalau investasi cepat berjalan, usaha akan terbuka, tenaga kerja terserap, ekonomi bergerak, dan pendapatan daerah juga ikut meningkat,” pungkasnya.

0 Komentar