3. Bahan Pembuatnya Bernilai Tinggi
Bahan yang digunakan dalam pembuatan uang atau koin juga menjadi salah satu penentu harga. Uang atau koin yang dibuat dari logam mulia seperti emas dan perak biasanya lebih mahal dibandingkan yang hanya terbuat dari logam biasa atau kertas.
Misalnya, koin perak kuno seperti Flowing Hair Silver Dollar dari Amerika Serikat tahun 1795 bisa mencapai nilai lebih dari Rp100 miliar.
Di Indonesia pun, koin kuno berbahan emas atau perak dari zaman kerajaan atau era kolonial banyak diburu kolektor.
Baca Juga:Cek Dulu! Ini 7 Ciri Batu Akik Asli dan Langka Favorit KolektorHarga Emas Anjlok Tajam! Hari Ini Turun Rp 33.000 per Gram
4. Desain dan Motif yang Unik
Motif atau desain pada uang dan koin kuno juga berpengaruh besar terhadap nilai jualnya. Jika memiliki gambar yang unik, langka, atau memiliki nilai simbolik tertentu, biasanya kolektor tertarik untuk memilikinya.
Contohnya, koin Rp 50 bergambar komodo yang terbit tahun 1991-1998 kini bisa bernilai hingga Rp10 juta per keping.
Begitu juga dengan uang bergambar tokoh penting atau simbol budaya seperti wayang, burung cendrawasih, dan Garuda Pancasila.
5. Dilengkapi Sertifikat Keaslian
Keaslian sangat penting dalam dunia koleksi uang kuno. Banyak kolektor yang hanya mau membeli jika uang atau koin tersebut sudah dilengkapi sertifikat resmi.
Sertifikat ini biasanya dikeluarkan oleh lembaga pengesah seperti Paper Money Guaranty (PMG) atau ahli numismatik terpercaya.
Kalau kamu ingin menjual uang atau koin kuno dengan harga tinggi, ada baiknya kamu melakukan proses validasi dan memperoleh sertifikat keaslian terlebih dahulu.
6. Nilai Historis yang Kuat
Uang kuno yang memiliki latar belakang sejarah tertentu, misalnya diterbitkan pada masa perang, revolusi, atau masa transisi pemerintahan, biasanya punya nilai tambah.
Baca Juga:6 Ciri Penting Koin Kuno yang Bisa Laku Jutaan Rupiah di Pasaran7 Alasan Investasi Emas Lebih Menjanjikan untuk Masa Depan
Kolektor tidak hanya melihat dari segi fisik, tapi juga cerita dan sejarah di balik uang tersebut.
Contohnya, uang kertas Rp 100 bergambar Presiden Soekarno tahun 1948 bisa dihargai hingga Rp100 juta karena merupakan simbol perjuangan bangsa.
Jika kamu punya uang dengan latar belakang bersejarah, simpan baik-baik karena nilainya bisa terus meningkat.
7. Populer di Kalangan Kolektor
Ada beberapa jenis uang dan koin kuno yang sedang naik daun dan viral di kalangan kolektor. Misalnya, koin Rp 1.000 bergambar kelapa sawit tahun 1997 yang belakangan jadi buruan kolektor.
