Bupati Kritik Keterbatasan RSUD Ciamis, Alat Medis Tak Lengkap hingga SDM Dipertanyakan

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya saat mengecek pelayanan di RSUD Ciamis baru-baru ini. Ia mengkritik keterbatasan alat dan SDM di rumah sakit pamerintah itu. (Cecep Herdi/Jabar Ekspres)
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya saat mengecek pelayanan di RSUD Ciamis baru-baru ini. Ia mengkritik keterbatasan alat dan SDM di rumah sakit pamerintah itu. (Cecep Herdi/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, secara terbuka menyoroti ketidaksiapan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Ciamis dalam menyediakan layanan kesehatan memadai. Kritik pedas ini dilontarkan usai pengalaman pribadinya sebagai pasien yang harus dirujuk ke rumah sakit lain akibat keterbatasan fasilitas di RSUD setempat.

Herdiat bercerita, ia sempat mengalami nyeri dada usai berolahraga dan memeriksakan diri ke RSUD Ciamis. Namun, setelah sehari diobservasi, keluhannya tak kunjung terdiagnosis. Ia akhirnya merujuk ke Rumah Sakit Jantung Tasikmalaya, di mana CT Scan mendeteksi penyumbatan di pembuluh darahnya.

Meski Pemkab berkomitmen menyediakan anggaran untuk pengadaan alat medis canggih seperti CT Scan, ia mempertanyakan kesiapan sumber daya manusia (SDM). “Jangan sampai alat sudah ada, tapi SDM-nya tidak kompeten. Ini harus sejalan,” tandasnya.

Baca Juga:Tok! Majelis Hakim Tolak Praperadilan Arighi dan Mimin, Status Tersangka Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang DilanjutkanTingkatkan Kesadaran Lingkungan, Jeje Ajak Masyarakat Bersih-bersih Sungai Citarum

Senada, Direktur RSUD Ciamis, dr. Rizaldi Sofyan, mengonfirmasi bahwa pengadaan CT Scan akan terealisasi pada 2025, sejalan dengan program prioritas nasional penanganan kanker, jantung, dan urologi. Namun, ia mengakui bahwa SDM spesialis jantung masih terbatas. “Dua dokter jantung kami masih menyelesaikan pendidikan, salah satunya di Korea. Target kami, 2026 layanan jantung dan kanker bisa optimal,” paparnya.

0 Komentar