Polda Jabar Siagakan 1.500 Personel, Terapkan Pengamanan Berlapis di Piala Presiden 2026

Kepolisian Polda Jawa Barat mematangkan Tactical Wall Game (TWG) pengamanan piala presiden 2026 di SOR Gymnasi
Kepolisian Polda Jawa Barat mematangkan Tactical Wall Game (TWG) pengamanan piala presiden 2026 di SOR Gymnasium Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jumat (24/7/2026). Foto Agni Ilman Darmawan
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Polda Jawa Barat mematangkan skema pengamanan Piala Presiden 2026 melalui Tactical Wall Game (TWG) yang digelar di SOR Gymnasium Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jumat (24/7/2026).

Sebanyak 1.500 personel gabungan disiagakan untuk mengamankan jalannya turnamen pramusim tersebut.

Karo Ops Polda Jabar Kombes Pol Teddy Suhendyawan Syarif mengatakan, Tactical Wall Game menjadi tahapan penting agar seluruh personel memahami tugas, fungsi, dan langkah yang harus dilakukan saat bertugas di lapangan.

“Ini memang wajib kita lakukan supaya para pelaksana di lapangan paham terkait bagaimana mereka harus bertindak dan bagaimana posisi masing-masing,” kata Teddy.

Baca Juga:Golkar Cianjur Komitmen Kawal Pelaksanaan Tatib dan Tata Beracara Baru DPRDKasus Kekerasan Anak di Tasikmalaya Masih Tinggi, Mayoritas Pelaku Orang Terdekat Korban

Ia menegaskan, seluruh rangkaian pengamanan harus berjalan sesuai jadwal dan rencana yang telah disusun dalam rapat koordinasi sebelumnya.

“Karena kegiatan ini harus benar-benar bisa terlaksana dengan sesuai jadwal dan juga sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan pada saat rapat kemarin,” ujarnya.

Menurut Teddy, keberhasilan penyelenggaraan Piala Presiden tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga menjadi momentum membangun kepercayaan masyarakat terhadap kemampuan pemerintah dan aparat dalam menggelar event berskala nasional.

“Jadi semuanya harus benar-benar bisa membangun kepercayaan, khususnya kepada pemerintah dan masyarakat, bahwa dengan adanya Piala Presiden ini selain membangun semangat olahraga, juga membangun bahwa setiap event bisa terselenggara dengan baik dan benar serta dapat dinikmati oleh masyarakat,” ucapnya.

Dalam pengamanan turnamen tersebut, Polda Jabar menerjunkan sekitar 1.500 personel yang berasal dari berbagai unsur, termasuk TNI, pemerintah daerah, Brimob, Polresta Bandung, Polrestabes Bandung, dan Polres Cimahi.

Teddy menjelaskan pembagian tugas dilakukan sesuai wilayah masing-masing. Polresta Bandung bertanggung jawab mengamankan area stadion tempat pertandingan berlangsung, sementara Polrestabes Bandung dan Polres Cimahi mengamankan lokasi penginapan, tempat latihan, hingga kedatangan para peserta.

“Ada sekitar 1.500 personel dari berbagai unsur. Kami juga didukung oleh TNI, pemerintah daerah, Brimob, serta beberapa Polres, yaitu Polres Cimahi dan Polrestabes Bandung. Semuanya bersinergi untuk mendukung terselenggaranya event ini,” katanya.

Baca Juga:Universitas Galuh dan UTHM Malaysia Kolaborasi Digitalisasi Folklor Serumpun Berbasis AIWabup Tasikmalaya: Pemeriksaan BPK Jangan Dipandang untuk Cari-cari Kesalahan

Untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, kepolisian menerapkan sistem pengamanan berlapis bagi para penonton yang datang ke stadion.

0 Komentar