JABAR EKSPRES – Aplikasi penghasil uang terbaru bernama Aplikasi Kiti yang disebut-sebut sebagai pengganti aplikasi AKQA yang sudah scam sejak awal bulan April lalu, kini mulai mendapat banyak perhatian.
Hal ini karena banyak membernya yang sudah bisa melakukan penarikan keuntungan atau profit dari hasil deposit atau mengajak teman untuk bergabung.
Karena sudah terbukti membayar dan menghasilkan uang, kini banyak orang yang akhirnya ikut bergabung di aplikasi ini.
Baca Juga:Lawan Trek Ekstrem, CRF Tetap Melesat Raih Podium di Kejurnas Motocross WonosoboIni Tampang Dokter SpOG di Garut yang Lecehkan Pasien Saat USG
Cara kerja aplikasi ini, awalnya seperti aplikasi kerja paruh waktu, yang menyuruh anggotanya untuk melaksanakan tugas harian berupa mendownload fake aplikasi seperti AMV.
Dari menjalankan tugas tersebut, para anggota akan mendapatkan bayaran, satu tugasnya akan dibayar Rp12.500 perharinya, dan setelah saldo dikumpulkan banyak akan bisa ditarik.
Namun ada syarat penarikan di aplikasi ini, yakni harus terlebih dahulu melakukan deposit untuk kenaikan level VIP dengan minimal Deposit 350.000.
Keuntungan menjadi anggota VIP akan bisa menyebarkan kode refferal untuk mencari anggota baru sebagai bawahanya. jika berhasil merekrut anggota baru, maka akan mendapatkan Gaji bulanan.
Namun ada banyak kejanggalan dari aplikasi ini yang perlu diwaspadai, yang justru mengarah pada indikasi aplikasi money game yang berpotensi sebagai penipuan.
Beberapa kejanggalan tersebut diantranya :
1. Sebagai aplikasi penghasil uang yang melakukan penghimpunan dana masyarakat, seharusnya aplikasi KIti memiliki ijin dari Otoritas Jasa Keuangan, namun hingga saat ini, aplikasi ini belum bisa menunjukkannya.
2. Untuk bisa mengakses aplikasi ini tidak bisa langsung mendownloadnya di Google Play Store, tetapi harus melalui link khusus yang dibagikan oleh anggotanya, hal ini juga menjadikannya semakin mencurigakan.
Baca Juga:Waspada, Ini 3 Modus Aplikasi OMC Tipu Calon AnggotanyaTak Jadi SCAM, Aplikasi Next 15 Makin Gencar Promosi
3. Jika dilihat dari websitenya, aplikasi ini sangat mirip dengan aplikasi ponzi, memiliki tabel kematian yang berisi estimasi keuntungan disetiap levelnya dengan profit yang sangat besar dan cenderung tidak masuk akal.
Disetiap levelnya sudah ditentukan keuntungan yang akan didapat para membernya sesuai dengan level keanggotaan dan lamanya periode penarikan.
