Kontribusi Kurang Dalam Peningkatan PAD, Pemkot Bandung Bakal Audit BUMD

Ilustrasi: Wakil Walikota Bandung, Erwin saat memberikan pidato di Masjid Nuruk Falaah, Jalan Rajamantri Kidul, Kota Bandung, beberapa waktu lalu. Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
Ilustrasi: Wakil Walikota Bandung, Erwin saat memberikan pidato di Masjid Nuruk Falaah, Jalan Rajamantri Kidul, Kota Bandung, beberapa waktu lalu. Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bakal segera lakukan audit, pada tiap Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Kembang.

Wakil Wali Kota Bandung, Erwin menyebut, hal ini sebagai bentuk pengefektifan BUMD dalam meningkatkan Pendapat Asli Daerah (PAD) Kota Bandung.

“Iya, kita itu kan lagi memeriksa semua. Termasuk juga BUMD-BUMD yang akan kita audit,” kata Erwin, Jumat (21/3).

Baca Juga:Wali Kota Bandung Larang ASN Gunakan Kendaraan Dinas untuk MudikPuncak Arus Mudik Diprediksi 28 Maret 2025, Ini Persiapan Satlantas Polresta Bandung

Menurutnya, BUMD milik Kota Bandung sampai saat ini belum memberikan dampak signifikan dalam hal peningkatan PAD. Bahkan, terdapat BUMD yang justru alami kerugian macam Perumda Pasar.

Adapun BUMD yang bakal di audit, salah satunya yakni Perumda Pasar, BPR, PDAM Tirtawening, dan PT BII. Diakui Erwin, hal ini penting mengingat BUMD merupakan sektor potensial dalam hal peningkatan PAD.

“saya minta ke Pak Wali, periksa. Karena perumda kan rugi, PDAM juga belum ada untungnya, BII juga sama, dan semua,” ujarnya

“Intinya, kita pulihkan semua lah. Masa punya perusahaan rugi gitu kan, ini harus dirubah,” tambahnya.

Bahkan Erwin tak segan mengultimatum tanah yang ditempati pihak BUMD bakal dikerjasamakan apabila tak terdapat perubahan dari segi kinerja.

“Saya sudah bilang, daripada rugi sudah aja sewakan ke swasta, laku berapa miliar itu menyewakan. Karena jelas tanahnya,” ucapnya

Erwin berharap, peringatan ini bisa menjadi atensi bagi pihak BUMD, untuk mengoptimalisasi kinerja guna peningkatan PAD Kota Bandung.

Baca Juga:Selama Arus Mudik dan Balik Lebaran, Dirlantas Polda Jabar Larang Kendaraan Sumbu Tiga Beroperasi!Warga Jakarta Selatan Diingatkan Cabut Colokan Listrik Sebelum Mudik Lebaran 2025

“Makanya, tapi kita cari dulu penyakitnya. Kalau ada penyakitnya, itu kita obati. Kalau tidak bisa diobati, dioperasi, diamputasi,” pungkasnya (Dam)

0 Komentar