Jelang Ramadan, Pemkot Mulai Gencar Tertibkan Peredaran Minol di Kota Bandung

Wakil Wali Kota Bandung, Erwin minta Satpol PP gencar tertibkan peredaran Minol di Kota Kembang (Sadam Husen / JE)
Wakil Wali Kota Bandung, Erwin minta Satpol PP gencar tertibkan peredaran Minol di Kota Kembang (Sadam Husen / JE)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mulai fokuskan terkait pelarangan penjualan minuman beralkohol (Minol) jelang bulan suci Ramadan.

Wakil Wali Kota Bandung, Erwin menuturkan, pihaknya telah melakukan kordinasi dengan jajaran Polrestabes Bandung, Satpol PP hingga perangkat OPD lain yang menaungi persoalan tersebut.

“Untuk miras, saya sudah minta ke kapolres juga waktu kunjungan ke Polrestabes Bandung dan juga minta ke beberapa organisasi, termasuk Satpol PP Kota Bandung,” kata Erwin, Rabu (26/2/2025).

Baca Juga:Jaga Stabilitas Pangan Jelang Ramadan, Pemkot Bogor Rumuskan LangkahAgus Winarno Usulkan Mantan Sekda Ciamis Tatang sebagai Calon Wakil Bupati Pengganti Almarhum Yana D Putra

Diakuinya, kordinasi ini ditujukan guna pemberantasan peredaran minol dan obat-obatan terlarang di Kota Bandung. Terlebih, umat muslim di Kota Kembang bakal segera menghadapi bulan suci ramadan.

“Saya meminta kepada Satpol PP untuk bisa memberantas minol dan obat-obatan ilegal yang ada di Kota Bandung,” ucapnya.

Sebelumnya, Satpol PP Kota Bandung telah mengamankan ratusan minol dan beberapa obat-obatan terlarang di terminal Antapani pada Selasa (25/2/2025) malam.

Operasi tersebut melibatkan Tim Yustisi yang terdiri dari Satpol PP, TNI, Polri, Denpom, dan BPOM serta dinas terkait.

“Di titik ini ditemukan 4 Lokasi penjual Minol tanpa izin, dan 1 Lokasi penjual obat-obat daftar G seperti tramadol, Hexmed dan sebagainya yang dijual tanpa izin dan tanpa izin peredaran,” ujar Tim penyidik Satpol PP Kota Bandung Henry Kusuma.

Henry mengatakan, penertiban tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat yang resah terhadap peredaran minol dan obat-obatan terlarang di wilayah Antapani.

“Pada intinya antapani ini sudah sangat sering terjadi pengaduan dari warga masyarakat maupun dari kewilayahan kebetulan momennya baru dapat terlaksana hari ini Karena kami harus full bucket dan pendidikan yang matang. Sehingga operasi ini dapat terlaksana dengan baik dan optimal,” katanya.

Baca Juga:Real Madrid Sulit Bajak Lamine Yamal, Sang Pemain Ogah Pindah ke Rival Abadi BarcelonaBEI Harap BPI Danantara Bawa Dampak Positif bagi Investor Pasar Modal

Menurutnya, laporan tersebut telah berlangsung selama satu tahun terakhir. Namun, pihaknya harus mengkaji terlebih dahulu terkait proses di lapangan.

“Tapi pengaduan itu sudah sangat kuat kurang lebih satu tahun terakhir pengaduannya. Tapi kalau operasional akan kami lidik dulu nanti penyidikannya di kantor Satpol PP Kota Bandung,” pungkasnya. (Dam)

0 Komentar