JABAR EKSPRES – Sejumlah kepala daerah di Jabar yang diusung PDI Perjuangan turut menindak lanjuti titah Megawati Soekarnoputri terkait kegiatan retret. Mereka masih menunggu arahan lebih lanjut.
Mereka di antaranya, Imron Rosyadi Bupati Cirebon, Tri Adhianto Wali Kota Bekasi. Lalu Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang, dan Bupati Pangandaran Citra Pitriyami.
Hal itu dikabarkan oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Ono Surono. “Mereka masih menunggu instruksi lebih lanjut dari Ibu Ketum (Megawati Soekarnoputri.red),” terangnya, Jumat (21/2).
Baca Juga:Tinjau Langsung Jalan Andesit Alun-Alun, Wakil Wali Kota Cimahi Bakal Perketat RegulasiTinjau Pemberian MBG di 14 Sekolah, KSAU Siapkan 3.500 Porsi untuk Peserta Didik
Ono melanjutkan, ke empat tokoh itu adalah para kepala daerah di Jabar yang diusung oleh PDI Perjuangan.
Tidak lama menjelang retret yang bakal dilakukan di Magelang, Ketum PDI Perjuangan mengeluarkan arahan khusus. Yakni untuk menunda keberangkatan.
“Kemarin ibu Ketum mengeluarkan instruksi agar tidak hadir ke Magelang, ini sambil menunggu instruksi selanjutnya,” imbuhnya.
Menurut Ono, saat ini PDI Perjuangan juga tengah mengkaji secara hukum lebih lanjut terkait kegiatan retret tersebut.
Hal itu berkaitan dengan aspek hukumnya termasuk manfaat dari retret tersebut. “Ini kaitanya dengan tugas kepala daerah yang semata-mata untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Beliau-beliau ini sedang menunggu arahan selanjutnya,” terangnya.
Sebelumnya, surat yang ditanda tangani Megawati Soekarnoputri itu diterbitkan pada 20 Februari atau tepat pada hari pelantikan para kepala daerah.
Instruksi Ketua Umum itu turut mencermati dinamika politik nasional terkini. Salah satunya terkait penahanan Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.
Megawati menginstruksikan agar kepala daerah dan wakil kepala daerah untuk menunda perjalanan yang akan mengikuti retret di Magelang pada 21-28 Februari. Dan yang dalam perjalanan diminta untuk berhenti dan menunggu arahan lebih lanjut.(son)
