Tantangan Berat Menanti Bupati dan Wabup Bandung Barat Terpilih

Bupati Bandung Barat terpili, Jeje Ritchie Ismail saat ditemui di Kantor KPU KBB. Dok Jabar Ekspres/wit
Bupati Bandung Barat terpili, Jeje Ritchie Ismail saat ditemui di Kantor KPU KBB. Dok Jabar Ekspres/wit
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pelantikan bupati dan wakil bupati di Kabupaten Bandung Barat (KBB) bakal menjadi momen penting dalam setiap siklus pergantian pemimpin pemerintahan.

Pergantian kepemimpinan itu diharapkan membawa perubahan positif terutama bagi tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, dan pembangunan daerah. Akan tetapi kerap muncul sebuah pertanyaan, apakah birokrasi daerah mampu berbenah seiring dengan pergantian kepemimpinan. Atau justru mereka melulu seperti itu saja.

Seperti hal yang diungkapkan oleh Pengamat Politik Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) Arlan Siddha. Dirinya menyebut, tantangan berat bakal dihadapi Bupati dan Wabup Bandung Barat terpilih seusai mereka dilantik.

Baca Juga:Lanjutan Penyidikan Korupsi Dana CSR BI, KPK Periksa Lima Orang Ini!Realisasi Investasi Jabar 2024 Tembus Rp251,1 Triliun, Ini Kota Kabupaten Teratas

Menurutnya, pasangan yang telah resmi ditetapkan sebagai bupati dan wakil bupati Bandung Barat terpilih ini, akan dihadapkan pada ekspektasi besar mulai dari masyarakat Kabupaten Bandung Barat, maupun dari dalam pemerintahan itu sendiri.

“Tentu mereka sudah bisa memisahkan mana jangka pendek mana jangka panjang,” katanya.

“Tantangan kedua, bagaimana Jeje bisa cepat beradaptasi dengan suasana goverment. Bagaimana bisa memahami dan mengetahui program-program yang dijalankan atau evaluasi, sebelum Jeje memiliki hak prerogatif yang menentukan kebijakan birokrasi,” katanya.

0 Komentar