Eks TPA Cinangsi Tasikmalaya Terbakar, Petugas Berjibaku Padamkan Api hingga Pagi Hari

kebakaran
Petugas gabungan saat berupaya padamkan apai di Eks TPA Cinangsi, Kecamatan Mangunreja. Foto/Video : Tagana
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kebakaran yang terjadi di eks Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cinangsi, Kampung Cinangsi RT 006/RW 003, Desa Margajaya, Kecamatan Mangunreja, diduga dipicu pembakaran sampah secara sembarangan. Akibatnya, api membesar dan petugas gabungan harus berjibaku memadamkan kobaran hingga pagi hari.

Ketua FK Tagana Kabupaten Tasikmalaya, Jembar Adisetya, saat dikonfirmasi Selasa (4/8/2026), mengatakan laporan kebakaran diterima setelah warga melihat kobaran api dan kepulan asap dari area eks TPA sekitar pukul 20.00 WIB Senin (3/8/2026) malam.

“Diduga awalnya berasal dari pembakaran sampah yang kemudian merembet ke tumpukan material kering di area eks TPA. Kondisi musim kemarau membuat api cepat membesar sehingga membutuhkan penanganan segera,” ujar Jembar.

Baca Juga:2 Hari Berturut-turut Kebakaran Lahan di Tasikmalaya, Kemarau Panjang Tingkatkan Ancaman BencanaDalam Sehari, Tiga Kebakaran Lahan Terjadi di Tiga Kecamatan Bandung Barat

Ia menjelaskan, penanganan dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari FK Tagana Kabupaten Tasikmalaya, BPBD, Polri, pemerintah desa, punduh, serta masyarakat setempat.

Dalam operasi tersebut, petugas mengerahkan empat unit armada, yakni satu unit Fire Jeep, satu unit Isuzu operasional, satu unit mobil tangki BPBD, dan satu unit mobil tangki Tagana. Tim melakukan pemadaman, pendinginan, hingga penyisiran untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.

“Petugas harus bekerja ekstra karena sumber air cukup jauh dari lokasi kebakaran. Kendala tersebut membuat proses pemadaman membutuhkan waktu lebih lama,” katanya.

Jembar mengungkapkan, proses penanganan berlangsung sejak malam hari dan baru dinyatakan tuntas sekitar pukul 04.00 WIB atau menjelang pagi hari. Selama operasi berlangsung, petugas terus melakukan pemadaman dan pendinginan agar api tidak kembali menyala. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan, terutama pada musim kemarau ketika kondisi vegetasi dan tumpukan sampah sangat mudah terbakar.

“Jangan membakar sampah sembarangan. Sekecil apa pun sumber api dapat memicu kebakaran yang lebih besar saat cuaca sedang kering. Kami mengajak masyarakat lebih waspada dan segera melapor apabila menemukan titik api agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat,” pungkasnya. (Hendi)

Reporter: Hendi

0 Komentar