JABAR EKSPRES – Pimpinan DPRD Jawa Barat bakal menggalang dukungan lintas sektoral. Hal itu untuk membuka keran moratorium pemekaran daerah otonomi baru.
Usulan terhadap pemekaran daerah otonomi baru telah banyak mengalir ke DPRD Jabar. Bahkan beberapa diantaranya telah disepakati melalui paripurna.
“Penduduk di Jabar itu terbesar, tapi jumlah kota kabupatennya masih kalah dengan Jatim,” jelasnya.
Baca Juga:4 Pelaku Penculikan Wanita di Antapani Berhasil Ditangkap, Ini Perannya!Soal Penetapan Kenaikan UMK 6,5 persen, Pengamat Ingatkan Hal Ini
Politikus Gerindra itu melanjutkan, perbedaan itu berdampak pada kucuran dana dari pusat. Karena transfer dana keuangan dihitung berdasarkan jumlah kabupaten kota bukan berdasarkan jumlah penduduk. Sehingga jika dibandingkan alokasi tiap penduduk akan jauh beda nilainya.
Karena itulah, Buky mendorong semua pihak untuk bersatu demi merealisasikan pemekaran itu. “Harus bersatu untuk menggalang kekuatan baik politik maupun administrasi. Agar jadi atensi pusat,” katanya.
Buky melanjutkan, langkah itu harus didukung dari tokoh masyarakat Jawa Barat hingga dewan di pemerintahan pusat. Dan tidak terkecuali DPD RI dari dapil Jabar.(son)
