JABAR EKSPRES – Viral di media sosial, seorang pria ditemukan tergeletak bersimbah darah di Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Sabtu (13/7).
Penemuan pria ini sempat membuat heboh warga, baik yang melintas maupun warga yang mengabadikan momen tersebut.
Bahkan dalam narasi video yang beredar jika pria tersebut sudah meninggal dan ada pula warga lain menyebut pria tersebut korban begal.
Baca Juga:7 Sepeda Motor di Puncak Bogor Hilang dalam Sepekan, Eks Ajudan Bupati Jadi KorbanPeran Pemuda Kunci Pembangunan Kota, KNPI Gelar Seminar ‘AKU dan CIMAHI’
Menanggapi hal itu, Kapolsek Bojongsoang, AKP Tugiman membenarkan adanya penemuan pria tersebut yang terjadi pada Sabtu (13/7) pukul 10.45 WIB.
“Iya betul ada penemuan mayat dan kondisinya meninggal dunia ditempat,” ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (14/7).
Tugiman menjelaskan, ketika ditanya terkait pria tersebut korban begal, pihaknya masih belum bisa menyimpulkan.
“Kita belum bisa menyimpulkan korban begal atau bukan karena masih dalam penyelidikan,” jelasnya.
“Intinya korban, pada saat diidentifikasi didapati barang yang dibawanya itu ada linggis kecil dua, kunci L yang sudah dilancipkan satu. Kita masih belum bisa menyimpulkan karena proses penyelidikan,” lanjutnya.
Selain itu, Tugiman menyebut jika di tempat Kejadian Perkara (TKP) ditemukan sepeda motor yang dibawa oleh pria tersebut.
Pihaknya juga sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait sepeda motor itu.
Baca Juga:Bangga! Atlet Santri Bogor Wakili Indonesia di Kejuaraan InternasionalDewan Ultimatum Kadisdik Kabupaten Bogor Berantas Pungli di Sekolah
“Kan bawa motor tuh, setelah dicek pemiliknya itu orang Panyileukan. Sekarang sedang diselidiki, ditindaklanjuti,” tambahnya.
Tugiman menambahkan, jika korban meninggal dunia dengan luka di badannya. Namun dirinya belum bisa memastikan karena menunggu hasil autopsi.
“Kami belum bisa menyebutkan itu luka apa, baru sekarang diautopsinya. Intinya korban meninggal dunia dan ada luka banyak darah,” pungkasnya.
Adapun saat ini kasus tersebut sudah dilimpahkan ke jajaran Polresta Bandung untuk ditindak lanjuti untuk melakukan penyelidikan lebih dalam.
