Mengubah Limbah Kain Menjadi Karya Busana Kreatif di SMKN 3 Cimahi

Doc. Tata Busana SMKN 3 Cimahi Optimalkan Pemanfaatan Limbah Kain dan Pakaian Bekas (mong)
Doc. Tata Busana SMKN 3 Cimahi Optimalkan Pemanfaatan Limbah Kain dan Pakaian Bekas (mong)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – SMKN 3 Cimahi meningkatkan program Tata Busana dengan mengoptimalkan pemanfaatan limbah kain dan pakaian bekas dari pabrik, yang kemudian diolah menjadi karya kreatif oleh para siswa.

Menurut penjelasan dari Ketua Program Tata Busana, Sri Widati, banyak pabrik atau dealer yang menyediakan kostum-kostum mereka pada pihak sekolah.

“Seperti baju ini (kostum mekanik) ini nantinya dibuat oleh siswa kami dengan kreativitas mereka sendiri,” ucap Sri pada Jabar Ekspres, Sabtu 3 Februari 2024.

Baca Juga:SMPN 1 Cimahi Berikan Pemahaman Pemilu dan Demokrasi pada SiswaResmikan 2 Terminal di Jabar, Jokowi Minta Masyarakat Kembali Gunakan Transportasi Umum

Sri mengatakan, kostum yang diolah oleh siswa-siswa akan dipamerkan di galeri sekolah sebagai wujud dari hasil kreativitas mereka.

“Nanti hasilnya di pajang di galeri yang ada di sekolah kita untuk diperlihatkan bahwa ini hasil karya siswa-siswi SMKN 3,” ucap Sri.

Antusiasme para siswa dalam mengembangkan keterampilan Tata Busana terlihat jelas melalui hasil karya pakaian yang diminati oleh sejumlah butik dan toko pakaian, mencerminkan semangat mereka dalam mata pelajaran tersebut.

“Ada beberapa kostum yang di beli bahkan ada butik yang bekerja sama dengan beberapa toko baju juga,” ungkap Sri.

Ditempat berbeda, Guru Fashion Digital dan Desain Produksi Busana, Roro Dyah, menyebutkan, sejumlah butik membeli berbagai hasil karya dari siswa-siswi Tata Busana.

“Ada produk kita yang dibeli oleh beberapa butik dan toko baju, itu membuktikan hasil karya anak SMKN 3 ini disorot oleh mereka,” ungkap Roro.

Siswa menunjukkan gaya berbusana yang unik dengan fokus pada desain pakaian yang tidak hanya artistik, tetapi juga praktis dalam penggunaannya dengan mengusung konsep daur ulang sebagai alternatif kreatif.

Baca Juga:5 Kendaraan Terlibat Tabrakan Beruntun di Pusdai Bandung, Kerugian Capai Rp50 JutaWNA Nigeria Tewas di Kontrakan Cisarua Bogor, Ditemukan Tergelatak Tanpa Busana

“Dengan rasa syukur, saya mengapresiasi dedikasi para siswa tidak hanya dalam menciptakan pakaian, tetapi juga dalam mendukung prinsip daur ulang, menjadikan karya seni mereka memiliki dampak positif yang lebih luas,” pungkas Roro. (Mong)

0 Komentar