Cara Aplikasi Penghasil Uang Media Simonida Menawarkan Solusi untuk Korbannya

Solusi bagi para korban Aplikasi Penghasil Uang Media Simonida.
Solusi bagi para korban Aplikasi Penghasil Uang Media Simonida.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Aplikasi penghasil uang Media Simonida yang baru saja scam pada 19 Desember 2023 lalu, diduga akan kembali muncul dengan nama baru, untuk menawarkan solusi bagi para korbannya.

Aplikasi penghasil uang Media Simonida yang sudah hampir setahun beroperasi, tentu sudah memiliki member atau karyawan dalam jumlah besar. Dan tanpa disadari mereka ini sesungguhnya adalah korban investasi scam atau penipuan.

Namun masih banyak yang mengaku tidak dirugikan karena sudah balik modal, padahal deposit yang sudah dimasukkan dalam aplikasi tersebut sudah tidak bisa ditarik atau diambil lagi.

Baca Juga:Disebut Bakal Scam, Aplikasi Penghasil Uang BBH Tetap Gaet Target Dengan Bagi-bagi SembakoNonton Drachin Derailment Episode 17, Lin Yi Masih Belum Rela Kehilangan Lagi

Sedangkan keuntungan yang diklaim didapatkan setiap hari, bukanlah uang dari perusahaan, melainkan deposit dari member baru.

Setelah dinyatakan Scam dan menutup akses ke aplikasi hingga grup-grup obrolan, maka akan terjadi kepanikan dari para korban media simonida , apalagi yang sudah memasukkan banyak uang sebagai deposit untuk naik level.

Kondisi ini biasanya akan dimanfaatkan oleh para scamer dengan menawarkan solusi untuk bisa mengembalikan uang yang sudah dikeluarkan tersebut.

“Dengan dalih untuk balik modal, para korban ini nanti diajak untuk masuk ke aplikasi baru yang sebenarnya juga another ponzy,” ucap Roy Shakti di salah satu unggahannya di Tiktok @opiniroyshakti.

Para korban akan kembali diberikan janji manis, agar uang yang sudah keluar dari aplikasi terdahulu, bisa dikembalikan dengan cara menghasilkan uang yang lebih banyak dari aplikasi yang baru.

Biasanya penawarannya adalah semakin banyak yang disetorkan, maka akan semakin banyak juga keuntungan yang diperoleh. Skema yang di kembangkan di aplikasi baru ini biasanya juga menggunakan skema ponzy, hanya saja modusnya yang berbeda.

“Ini akan terjadi berulang-ulang, dengan cara yang sama tamplatenya sama hanya modusnya yang beda. Herannya para korban ini masih saja mau ditipu dan dibohongi,” ujar Roy Shakti.

Baca Juga:Kumpulan Kisah Inspiratif Tentang Menghormati Ibu Dalam Sejarah IslamDengan Agensi Baru,  G-Dragon Bakal Bikin Yayasan Untuk Mengatasi Pecandu Narkoba di Korea

Karenanya dia mengingatkan kepada semua korban, untuk stop percaya berbagai aplikasi atau situs yang menjanjikan keuntungan besar dengan cara mudah dan cepat. Apalagi mendapat keuntungan harian yang pengitungan bisnisnya tidak masuk akal.

0 Komentar