Banjar Water Park dan The Mummy Mangkrak, Aktivis Kota Banjar Beberkan Solusinya

Banjar Water Park dan The Mummy Mangkrak, Aktivis Kota Banjar Beberkan Solusinya
Aktivis Kota Banjar Awwal Muzaki memberikan tanggapan terkait mangkraknya pembangunan BWP. (Dok. Istimewa)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Aktivis Kota Banjar Awal Muzaki menanggapi mangkraknya Banjar Water Park (BWP) dan The Mummy sebagai wahana masyarakat Kota Banjar yang digadang-gadang dapat mendongkrak aspek wisata dan perekonomian. Bahkan harapan besarnya, Banjar Water Park dapat menjadi ikon Kota Banjar. Namun hal itu tak sesuai dengan ekspektasi.

“Saya berkeyakinan, jauh sebelum investor meneken kontrak kerja sama dengan pemerintahan, investor pun memiliki sejumlah analisis peluang keuntungan baik investor ataupun pemerintah sebagai bahan potensi pendapatan,” sambungnya.

Pihaknya turut mendorong kepada Pemkot baik eksekutif maupun legislatif agar memiliki tekad untuk melacak sejumlah faktor penghambat pembangunan proyek yang ada di Kota Banjar.

Baca Juga:Ketua DPRD Rudy Susmanto Ucapkan Hari Guru Nasional: Dedikasi Guru Patut Diteladani Kesulitan Air Bersih, Warga Priagung Banjar Sumringah Dibuatkan Sumur Bor

“Pemkot pun harus memiliki kesadaran dan format berpikir yang inovatif. Bagaimana pemerintahan mampu menciptakan potensi perputaran perekonomian yang dapat dirasakan baik sebagai pendapatan asli daerah maupun oleh rakyat Banjar,” kata Awal Muzaki.

Sebelumnya, Kepala Bagian Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Sekretariat Daerah Kota Banjar Tatang Nugraha menjelaskan bahwa pihaknya sudah melayangkan surat teguran kedua kepada pihak investor. Pasalnya, tak ada kejelasan dan kelanjutan terkait pengelolaan Banjar Water Park (BWP).

“Kami sudah melayangkan surat teguran yang kedua. Pertimbangannya karena keberlanjutan pengelolaan BWP oleh pihak ketiga (investor) stagnan,” kata Tatang Nugraha saat di temui baru-baru ini di ruang kerjanya.

0 Komentar