Menteri PUPR Terima Keluh Kesah Warga Parung Panjang Soal Truk Tambang

Anggota DPR RI, Mulyadi serahkan aspirasi masyarakat Parung Panjang, Kabupaten Bogor terkait jalan rusak dan truk tambang.
Anggota DPR RI, Mulyadi serahkan aspirasi masyarakat Parung Panjang, Kabupaten Bogor terkait jalan rusak dan truk tambang. (Foto: Dok. Pribadi)
0 Komentar

“Hari ini saya ke sini, adanya aduan dari masyakarat. Meraka meminta para supir truk tambang untuk disiplin mengikuti jadwal yang sudah ditentukan,” kata Bey Machmudin kepada media.

Meskipun, sudah dikeluarkan revisi Peraturan Bupati (Perbup) soal jam operasional truk tambang, Bey Machmudin ingin memastikan bahwasanya perbub yang baru itu terealisasi dengan baik.

Lebih lanjut, kata Bey, Pemerintah sudah menyepakati mengenai jam operasional truk tambang.

Baca Juga:Respon Ketua Ormas Islam Terkait Pembongkaran Eks Terminal CilembangEks Terminal Cilembang Ditargetkan ‘Rata’ dalam 2 Minggu

“Tadi disepakati, ada Bupati Kadishub, jam 22.00-05.00 WIB setelah itu tidak boleh ada disini, parkir pun tidak boleh. Jadi warga mengeluhkan kadang-kadang mereka mencuri start jam 5 atau 6 sore datang untuk parkir,” tukasnya.

Selain itu, warga Parung Panjang juga meminta petugas untuk menguji kelayakan sebagai antisipasi kecelakaan.

Diberitakan sebelumnya, masyarakat Parung Panjang melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Kecamatan Parung Panjang, Senin 21 November 2023. Dalam aksinya mereka meminta pemerintah menyelesaikan persoalan mobilisasi truk tambang yang kerap bikin warga kesal. (SFR)

0 Komentar