JABAR EKSPRES — Sebuah video viral aksi perundungan dilakukan seorang anak diduga dibawah umur, latar belakang dalam video menunjukkan suasana perundungan di sebuah kebun bambu. Diduga lokasi perundungan itu terjadi di Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan.
Meski belum diketahui pasti lokasi perundungan itu, tiga orang dalam video berdurasi 14 menit ini menggunakan bahasa sunda.
Salah seorang anak diduga di bawah umur itu melakukan pemukulan berulang kali pada bagian wajah korban, sementara seorang anak lainnya terlihat asik bermain layang-layang.
Baca Juga:Masyarakat Sumedang Diimbau Hemat Air Bersih dan Waspada KebakaranPemkot Bandung Libatkan Lagi Stakeholders Guna Atasi Sampah dan Banjir
Pelaku pemukulan, sempat berucap menggunakan bahasa sunda meluapkan kekesalan, kepada korban yang dalam video tersebut terlihat tidak melawan.
“Sia ulah loba bacot (kamu jangan banyak ngomong),” ucap pelaku.
Tidak hanya memukul dengan menggunakan tangannya, pelaku tanpa ragu menginjak bagian kepala korbannya dengan kaki.
Dalam video itu korban tampak tidak melawan, namun pelaku justru semakin meluapkan kekesalannya meski korban sudah meminta ampun.
“Ahhh, ampun, ampun,” teriak korban.
Ditemui di Kantor Kecamatan Cigugur, Kabuoaten Kuningan. Camat Cigugur Yono Rahmansah belum bisa memastikan lokasi kejadian perundungan yang videonya viral di media sosial dan grup WhatsApp.
“Saya menerima informasi semalam, setelah itu kita melakukan penelusuran, terkait lokasi kejadian dan anak-anak, yang patut diduga lokasinya di Kecamatan Cigugur,” kata Camat Cigugur, Yono Rahmansah, Senin 2 Oktober 2023.
Jika disamakan dengan latar belakang kejadian perundungan itu, Yono memperkirakan 3 lokasi yang sama persis dengan ciri kebun bambu.
“Ada beberapa informasi yang kami terima, ada yang bilang di wilayah Cipager, ada juga yang di wilayah Pasir, ada juga di wilayah Dadawah,” tuturnya.
Baca Juga:Kota Banjar Gagal Serap DAK Lantaran Kendala AsetPercobaan Rudapaksa Anak Dibawah Umur di Ciamis, Danramil 1308 Cipaku Ringkus Pelaku
Jika diperhatian, tiga orang laki-laki dalam video tersebut terlihat masih di bawah umur, juga pelaku yang melakukan perundungan.
“Kalau dari video sepertinya masih di bawah umur, kami masih menelusuri identitas dari pelaku dan korbannya, kalau dilihat sekilas dari video masih dibawah umur,” ujarnya.
