UIII Berkontribusi Atasi Perubahan Iklim dengan Buka Prodi Climate Change

UIII Berkontribusi Atasi Perubahan Iklim dengan Buka Prodi Climate Change
Rektor UIII, Prof Komarudin Hidayat. (Rubiakto/JE)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Menyikapi isu perubahan iklim, Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), membuka Program Studi (Prodi) Climate Change. Tahun ini menjadi tahun pertama prodi Climate Change dibuka.

Rektor UIII, Prof Komarudin Hidayat menyampaikan bahwa Indonesia, bahkan Asia Tenggara merupakan paru-paru dunia yang memberikan keseimbangan ekologi. Tapi sayangnya, Indonesia malah dicap sebagai negara berpolusi.

Lalu danau-danau yang tadinya bagus malah jadi perumahan. Berapa banyak situ (istilah untuk danau di Jawa Barat) yang rusak.

Baca Juga:Spanduk Prabowo Erick Bertebaran di Kota Depok, Pertanda Cawapres?PPS Cimacan Galuh Mekar Cetak Pendekar Tangguh di Depok!

“Masa Indonesia kurang air, aneh kan Indonesia kurang air,” tukas Prof Komarudin Hidayat.

Apalagi pengelolaan air hujan. Menurutnya, disini hujan malah dibuang Kelaut, padahal hujan itu anugrah, disini hujan malah dianggap malapetaka.

“Itu karena management airnya yang kurang bagus, masa Indonesia Kekurangan air. 70 persen air hujan langsung kelaut, coba itu ditampung disalurkan,” kata Prof Komarudin Hidayat.

Atas pertimbangan tersebut Prodi Climate Change perlu dibuka. Prodi climate change atau jika diartikan dalam Bahasa Indonesia menjadi Prodi Perubahan Iklim resmi dibuka tahun 2023.

“Tenaga pengajarnya sudah ada, dari berbagai negara, seperti dari Australia, dari Indonesia juga ada,” tukas Prof Komarudin Hidayat. (Mg10)

0 Komentar