JABAR EKSPRES – Dokter spesialis anak dari Universitas Sebelas Maret Surakarta, dr Dini Safitri Zahara, SpA, menjelaskan cara merawat tali pusat bayi baru lahir agar terhindar dari risiko infeksi dan komplikasi lainnya.
“Tali pusat bayi akan mengering dan lepas antara satu sampai tiga minggu setelah lahir,” kata Dini dikutip dari Antara, Selasa (19/9/23).
Dokter anggota Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) ini menjelaskan bahwa tali pusat adalah bagian alami dari pertumbuhan dan perkembangan bayi, yang bertanggung jawab untuk menghubungkan bayi dengan plasenta di dalam rahim.
Baca Juga:Asik! Stray Kids Siap Comeback dengan Album Baru November MendatangGeoger Russel Alami Kecelakaan di GP Singapura, Hamilton: Dia Pembalap Hebat dan Semoga Cepat Pulih untuk Hadapi GP JepangĀ
Setelah itu, tali pusat akan mengering dan lepas, membantu luka dari tali pusat yang masih menempel pada tubuh bayi untuk sembuh.
Namun, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan bahwa seperempat dari kematian neonatal (kematian sebelum usia satu bulan) di seluruh dunia disebabkan oleh infeksi, dengan 75% terjadi pada minggu pertama kehidupan. kehidupan. Tali pusar pertama bayi yang masih utuh. kawat pintu.
Tali pusat adalah tempat utama masuknya bakteri, sehingga ada risiko infeksi tali pusat. Bahkan, risiko infeksi ini bisa meningkat hingga tunggulnya lepas.
Dokter spesialis anak dari Universitas Sebelas Maret menyebutkan sebelum tali pusat lepas, ibu harus memperhatikan beberapa hal, antara lain perawatan tali pusat yang ideal untuk bayi dan pemilihan popok yang tepat.
