JABAR EKSPRES – Rencana pembalikan arus lalu lintas di Jalan Lurah terus menuai polemik. Organisasi UMKM Jalan Lurah mengaku tak diajak berdialog dalam proses sosialisasi yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Perhubungan. Mereka kecewa, lantaran kebijakan itu diambil sepihak tanpa melibatkan para pelaku usaha setempat.
“Justru saya dapat informasi bakal ada rekaya lalu lintas ini saya tanyakan sendiri ke ketua RW. Tidak ada pemberitahuan dan undangan sosialisasi. Ini kan pemerintah sudah dzolim namanya. Tidak melibatkan dan memikirkan keberlangsungan usaha kami,” kata dia.
Pohaknya juga telah memasang spanduk penolakan pembalikan arus dan rekayasa lalu lintas di beberapa titik di Jalan Lurah. Menurut Yudi, penolakan bentuk spanduk itu merupakan upaya organisasi UMKM Jalan Lurah dan warga setempat agar rencana itu dibatalkan.
Baca Juga:Organisasi UMKM Jalan Lurah Ancam Demo Jika Pembalikan Arus Lalin Tetap DilanjutkanPasca Pengkhianatan, DPC Partai Demokrat Jawa Barat Pertimbangkan Masuk Koalisi Prabowo dan Ganjar
“Sudah disepakati melalui forum lalu lintas bahwa di situ (Jalan Lurah) akan dilakukan uji coba rekayasa lalu lintas. Nanti akan ada evaluasi. Terkait sosialisasi kepada UMKM yang di Jalan Lurah, kami sudah mengundang Dinas Koperasi dan yang kedua kita mengundang Disbudparpora juga,” katanya. (MG6).
