JABAR EKSPRES – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil memiliki strategi tersendiri untuk mengelola dana bagi hasil dari pusat untuk Provinsi Jabar. Ia juga mengatakan bahwa dari anggaran tersebut telah menghasilkan pembangunan di sejumlah sektor.
Ia juga mengatakan bahwa Jabar memiliki jumlah Kabupaten/Kota paling sedikit yakni sebanyak 27 Kabupaten/Kota, sedangkan Jateng 35 Kabupaten/Kota dan Jatim 38 Kabupaten/Kota.
Jumlah Kabupaten/Kota tersebut, kata Kang Emil, sapaan akrabnya, memengaruhi jumlah dana bagi hasil dari pusat bagi masing-masih Kabupaten dan Kota. Sehingga, ia menilai bahwa dana bagi hasil dari pusat akan lebih baik jika diberikan sesuai dengan jumlah penduduk.
Baca Juga:Hijaukan Jabar, Ridwan Kamil Berhasil Tanam 83 Juta Pohon Selama Menjabat GubernurMengenal Kawasan Rebana yang Dirancang Ridwan Kamil, Benarkah Bisa Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Jabar?
Kang Emil juga mengatakan jika selisih dana bagi hasil dari pusat Jabar dengan Jateng dan Jatim sangat signifikan. Sehingga, anggaran dana bagi hasil dari pusat tersebut belum memenuhi kebutuhan jumlah penduduk di Jabar. Dengan demikian Gubernur Jabar tersebut melakukan strategi untuk pengelolaan dana bagi hasil dari pusat.
