Soroti Kerusuhan di Dago Elos, Ema Sumarna Menduga Ada yang Tumpangi Kasus Sengketa Lahan Keluarga Muller

Plh Wali Kota Bandung, Ema Sumarna menduga ada yang menunggangi kasus sengketa lahan antara warga Dago Elos dan keluarga Muller. ANTARA/Ricky Prayoga.
Plh Wali Kota Bandung, Ema Sumarna menduga ada yang menunggangi kasus sengketa lahan antara warga Dago Elos dan keluarga Muller. ANTARA/Ricky Prayoga.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pelaksana harian (Plh) Wali Kota Bandung Ema Sumarna menanggapi kerusuhan yang melibatkan aparat polisi dan warga Dago Elos, Kota Bandung, Jawa Barat buntut polemik sengketa lahan. Selain itu, ia juga meyoroti pernyataan Kapolres.

Ema Sumarna menduga bahwa ada yang menumpangi polemik sengketa lahan antara warga Dago Elos dengan keluarga Muller. Pasalnya, disebut-sebut ada dugaan provokasi hingga menimbulkan kerusuhan.

Ema Sumarna pun menuturkan, jika warga mengganggu ketertiban, pihak kepolisian juga akan bertindak. Ia juga meyakini bahwa apparat kepolisian telah berupaya bertugas sesuai aturan.

Baca Juga:Jelang Peringatan Hari Kemerdekaan RI, Koramil 1007 Beri Edukasi dan Stimulus Jiwa Nasionalis pada Generasi Muda SumedangSoal Dugaan Penganiayaan 2 Jurnalis saat Liput Kerusuhan Dago Elos, AJI Desak Kepolisian Segera Usut Tuntas

“Saya percaya kejadian malam aparat sudah melakukan yang terukur, sesuai prosedur, sesuai kewenangan, masalah di sana ada orang bikin keributan memang harus ditindak juga kalau menyimpang dan ganggu ketertiban,” jelasnya.

“Kalau sekarang ada persoalan hukum proses aja dengan mekanisme hukum, kalau masyarakat masih mempertanyakan hak, selama masih ada salurannya manfaatkan justru jangan terprovokasi dengan orang yang tidak ada kaitannya, kalau udah gini jadi ga bagus. Apalagi kita sekarang sedang menjaga kota kondusif,” pungkasnya.

0 Komentar