JABAR EKSPRES – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengingatkan masyarakat untuk tetap mengedepankan hukum dan tidak melakukan aksi main hakim sendiri di tengah meningkatnya keresahan akibat maraknya aksi begal di sejumlah wilayah Kota Bandung.
Farhan mengaku memahami kemarahan dan kegemasan warga terhadap pelaku kejahatan jalanan. Namun, ia menegaskan bahwa tindakan yang dilakukan masyarakat hanya sebatas upaya membela diri ketika menghadapi ancaman secara langsung, bukan menjadi alasan untuk melakukan persekusi atau penghakiman di luar proses hukum.
“Saya mengerti kegemasan masyarakat terhadap para pelaku kriminal. Bahkan pemerintah serta polisi sudah memberikan lampu hijau kepada masyarakat melakukan penindakan. Tapi ingat, ada dua hal yang mesti diperhatikan,” kata Farhan, Minggu (26/7).
Baca Juga:Come See Mie Fest 2026 Hadir di Bandung, Mie Sedaap Sajikan Pengalaman Imersif dan Inovasi RasaPerta Arun Gas Jadikan Indonesia sebagai The Largest Re-Export Loading Market LNG Dunia
Ia menjelaskan, hal pertama yang harus dipahami masyarakat adalah bahwa penindakan terhadap pelaku hanya dapat dilakukan sebagai bentuk pembelaan diri ketika berada dalam situasi yang mengancam keselamatan.
“Satu, penindakan terhadap para pelaku ini adalah sebagai bagian dari kita melakukan bela diri,” ujarnya.
Sementara itu, Farhan mengingatkan agar masyarakat tidak terpancing emosi hingga bertindak sebagai hakim. Menurutnya, tindakan main hakim sendiri berpotensi menimbulkan korban yang salah sasaran dan justru dapat menimbulkan persoalan hukum baru.
“Kedua, jangan main hakim sendiri karena ada risiko salah sasaran. Nah, jadi kita memang harus hati-hati,” tegasnya.
Farhan menekankan bahwa proses penegakan hukum terhadap pelaku begal maupun tindak kriminal lainnya sepenuhnya menjadi kewenangan aparat penegak hukum. Oleh karena itu, masyarakat diminta segera melaporkan setiap kejadian kepada kepolisian dan membantu proses hukum dengan memberikan informasi yang dibutuhkan.
“Dan ingat, yang berwenang melakukan penindakan sesuai hukum hanyalah aparat penegak hukum. Jadi tolong itu dijaga baik-baik. Nah, gemas mah gemas,” tuturnya.
Ia pun mengimbau warga Kota Bandung agar tetap meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas, terutama pada malam hingga dini hari, serta tidak ragu melapor kepada aparat apabila menemukan aktivitas mencurigakan.
Baca Juga:RAKERDA PAN Subang Dihadiri 500 Kader, Farah Puteri Nahlia: Tak hanya Mengejar Suara, Tapi Memperbesar ManfaatGolkar Cianjur Komitmen Kawal Pelaksanaan Tatib dan Tata Beracara Baru DPRD
Menurut Farhan, kolaborasi antara masyarakat dan aparat keamanan menjadi kunci untuk menekan angka kriminalitas tanpa mengabaikan prinsip-prinsip hukum yang berlaku. (Dam)
