PkM-BI: Pembelajaran HOTS Berbasis Coding sebagai Implementasi Deep Learning untuk Meningkatkan Kemampuan

PkM-BI: Pembelajaran HOTS Berbasis Coding sebagai Implementasi Deep Learning untuk Meningkatkan Kemampuan
PkM-BI: Pembelajaran HOTS Berbasis Coding sebagai Implementasi Deep Learning untuk Meningkatkan Kemampuan
0 Komentar

JABAR EKSPRES — Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dasar melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat berbasis Kepakaran Bidang Ilmu (PkM-BI) bertajuk “Pembelajaran HOTS Berbasis Coding sebagai Implementasi Deep Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Computational Thinking Siswa SD Kelas Tinggi.” Program ini merupakan bagian dari upaya mendukung penguatan kompetensi guru dalam mengimplementasikan pembelajaran abad ke-21 yang selaras dengan kebijakan transformasi pendidikan dan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 4 tentang Pendidikan Berkualitas.

Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 20–22 Juli 2026 di SD Negeri 5 Wonoharjo, Kabupaten Pangandaran. Melalui kegiatan ini, guru-guru sekolah dasar memperoleh pendampingan mengenai perancangan dan implementasi pembelajaran Higher Order Thinking Skills (HOTS) berbasis coding yang terintegrasi dengan pendekatan deep learning guna mengembangkan kemampuan computational thinking siswa kelas tinggi.

Ketua tim pelaksana PkM, Dr. Isrok’atun, M.Pd., menjelaskan bahwa pembelajaran coding di sekolah dasar bukan sekadar memperkenalkan bahasa pemrograman, tetapi menjadi media untuk membangun kemampuan berpikir kritis, logis, kreatif, dan sistematis melalui aktivitas pemecahan masalah. “Pembelajaran HOTS berbasis coding memberikan pengalaman belajar yang mendorong siswa menganalisis, mengevaluasi, dan menciptakan solusi terhadap berbagai permasalahan. Pendekatan deep learning menjadikan proses belajar lebih bermakna karena siswa tidak hanya menguasai konsep, tetapi juga mampu mengaplikasikan pengetahuan dalam berbagai konteks kehidupan,” ujarnya.

Baca Juga:Alfamidi Cabang Bekasi Luncurkan “Protein Cegah Stunting”, Salurkan 18.000 Butir Telur hingga November 2026Alfamidi Cabang Bekasi Kembali Gelar Donor Darah Bersama PMI Kabupaten Bekasi

Program ini merupakan kolaborasi dosen Program Studi PGSD UPI Kampus Sumedang dan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Pangandaran yang terdiri atas Dr. Ali Ismail S.Pd., M.Pd. Dr. Cucun Sunaengsih S.Pd., M.Pd. Dr. Nurdinah Hanifah., M.Pd. dan Popon Rohaeti, M.Pd.

Menurut Dr. Ali Ismail S.Pd., M.Pd., dan Dr. Cucun Sunaengsih S.Pd., M.Pd., computational thinking merupakan salah satu kompetensi esensial yang perlu dikembangkan sejak pendidikan dasar sebagai bekal menghadapi tantangan era digital. “Melalui pembelajaran berbasis coding, siswa belajar mengidentifikasi masalah, menyusun langkah penyelesaian secara sistematis, mengenali pola, hingga menyusun algoritma sederhana. Kompetensi tersebut menjadi fondasi penting dalam membentuk profil peserta didik yang adaptif dan inovatif,” ungkapnya.

0 Komentar