Cara Awal Melakukan Diet Intermittent Fasting untuk Pemula

Cara melakukan diet intermittent fasting yang baik untuk pemula
Cara melakukan diet intermittent fasting yang baik untuk pemula
0 Komentar

Selama periode puasa, biasanya seseorang berhenti makan setelah jam 8 malam, kemudian melewatkan sarapan keesokan harinya, dan baru makan lagi pada siang hari.

3. Puasa 2 Hari Dalam Seminggu

Metode intermittent fasting dengan nama 5:2 melibatkan mengonsumsi makanan dengan porsi normal selama sekitar 5 hari dalam seminggu, sementara pada dua hari sisanya asupan kalori dikurangi.

Pada dua hari puasa ini, pria umumnya dianjurkan mengonsumsi sekitar 600 kalori, sementara wanita hanya diperbolehkan 500 kalori.

Baca Juga:Penyelidikan Polisi Terkait Pencurian Pelat Besi JPO di KalideresTawuran di Cinere Makan Korban Jiwa Remaja Berusia 18 Tahun

Pendekatan ini telah terbukti efektif dalam menurunkan berat badan dan meningkatkan kesehatan jantung pada orang dewasa yang kelebihan berat badan dan sehat. Sebuah penelitian melaporkan bahwa 32 peserta berhasil menurunkan rata-rata 5,2 kilogram berat badan selama 12 minggu.

5. Puasa Mingguan Selama 24 Jam

Puasa total selama 1 atau 2 hari dalam seminggu, dikenal dengan istilah diet Eat-Stop-Eat. Saat menjalani metode ini, Anda berpuasa makanan padat selama 24 jam dalam satu sesi. Pada periode puasa ini, Anda hanya boleh minum air putih, teh, dan minuman bebas kalori lainnya.

Setelah periode puasa selesai, Anda dapat kembali ke pola makan normal pada hari-hari tidak puasa. Meskipun metode ini mengurangi total asupan kalori, tetapi Anda bebas memilih jenis makanan yang akan dikonsumsi.

6. Diet Pejuang

Diet Pejuang atau The Warrior Diet adalah bentuk yang lebih ekstrem dalam intermittent fasting. Dalam diet ini, Anda hanya mengonsumsi sedikit makanan, biasanya beberapa porsi buah dan sayuran mentah, selama 20 jam puasa, lalu makan satu kali makan besar pada malam harinya, dengan jendela waktu makan hanya selama sekitar 4 jam.

0 Komentar