JABAR EKSPRES – Perusahaan terkemuka asal China dalam industri kaca dan panel surya, Xinyi Group, berencana untuk membangun fasilitas pengolahan pasir kuarsa atau pasir silika di Kawasan Rempang Eco-City, Batam, Kepulauan Riau.
Rencana investasi ini diumumkan oleh Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, dalam kunjungannya ke fasilitas produksi Xinyi Group di Wuhu, China, pada hari Selasa (18/7).
CEO Xinyi Group, Gerry Tung, mengapresiasi kemudahan dalam penanaman modal di Indonesia dan menyebut meningkatnya iklim investasi dan potensi ekonomi Indonesia sebagai faktor yang mendorong perusahaan untuk meningkatkan investasinya di negara ini.
Baca Juga:Gempa M6,5 Guncang El Salvador di Amerika TengahOCHA Minta Bantuan Dana Untuk Bantu Kekeringan di Somalia
Investasi China di Indonesia didominasi oleh sektor Industri Logam Dasar, Transportasi, Pergudangan, dan Telekomunikasi, Listrik, Gas, dan Air, Real Estate, Kawasan Industri, dan Perkantoran, serta Industri Kimia.
