KPK Minta Istri Ikut Serta dalam Awasi Penghasilan Suami

KPK dalam acara Sosialisasi Anti Korupsi
KPK dalam acara Sosialisasi Anti Korupsi di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Bandung, Jumat (7/7). (Foto: Mg1/JE)
0 Komentar

Dan yang terakhir merupakan kegiatan manipulatif, biasanya dilakukan oleh para pengambil keputusan untuk mempertahankan kekuasaan ataupun statusnya.

Ditempat yang sama salah satu istri anggota DPRD Kota Bandung, Desi Kurnia Sari mengatakan, sosialisasi seperti ini memang perlu diketahui oleh para istri dan keluarga pemangku kebijakan.

“Apalagi istri anggota dewan ya. Meski kita tidak bersinggungan langsung dengan pejabat. Tapi mungkin kita bersinggungan langsung dengan orang yang datang konstituen. Sehingga memang perlu materi seperti ini dikomunikasikan lebih luas lagi,” kata istri Andri Rusmana, anggota DPRD dari Fraksi PKS.

Baca Juga:Walaupun Tren DBD Turun, Pemkot Cimahi Imbau Warganya Agar Waspada268 Pelaku Usaha Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2023

Selain itu juga menurut Ketua DPRD Kota Bandung, Tedy Rusmawan menyebutkan, program Jelajah Negeri Bangun Anti Korupsi dari KPK merupakan upaya untuk selalu terus mengingatkan para pejabat agar berlaku jujur dan tidak korupsi.

“Saling menasehati dalam kebaikan dan kebenaran, apalagi menjelang tahun pemilu 2024. Di sini juga menghadirkan para istri anggota DPRD, camat, ketua OPD Hal seperti ini pertama bagi kami,” ungkap Tedy.

Sebelumnya, pada pelaksaan Road Show Bus KPK, Plh Wali Kota Bandung Ema Sumarna mengatakan, kegiatan ini merupakan upaya KPK dalam membangun gerakan anti korupsi lewat jelajah negeri.

“Kota Bandung diberikan kesempatan yang luar biasa untuk mendapatkan informasi segar mengenai anti korupsi. Upaya ini harus perlu kita sambut baik dan dukung semaksimal mungkin terhadap apa yang menjadi tujuan KPK,” kata Ema. (Dam)

0 Komentar