Minim Keuntungan, Perumda Tirta Wibawa Mukti Bandung Barat Hentikan Kerja Sama dengan PT N-Three

Direktur Perumda Air Bersih Tirta Wibawa Mukti Bandung Barat, Dedy Hermansyah saat menujukan pipa yang dikelola oleh PT N-Three. Selasa (4/7/2023). Foto: Jabarekspres
Direktur Perumda Air Bersih Tirta Wibawa Mukti Bandung Barat, Dedy Hermansyah saat menujukan pipa yang dikelola oleh PT N-Three. Selasa (4/7/2023). Foto: Jabarekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Perumda air minum Tirta Wibawa Mukti Kabupaten Bandung Barat (KBB) terpaksa menghentikan kerja sama pengelolaan air bersih dengan PT N-Three. Sejauh ini, pelaksanaan kerjasama dinilai tidak menguntungkan.

Direktur Perumda Air MinumTirta KBB Wibawa Mukti, Dedy Hermansyah menjelaskan penghentian kerjasama ini dilakukan menyesuaikan hasil evaluasi.

Dimana pendapatan dari pelanggan yang jumlahnya sekitar 1.000 pelanggan berkisar antara Rp350 juta sampai Rp400 juta per bulan, perumda hanya menerima sekitar Rp30 juta per bulan.

Baca Juga:Jelang Pemilu 2024, Kesbangpol Bandung Barat Antisipasi Potensi KonflikALTI di Fornas VII Jabar, Tercatat 300 Pegiat Lari Trail dari 13 Provinsi 

“Makanya sejak perumda yang dulunya masih bernama PT Perdana Multiguna Sarana (PMgS) didirikan tahun 2009 dan mulai beroperasi 2011 tak pernah sekalipun memberikan kontribusi bagi Pemkab Bandung Barat,” tuturnya.

Begitupun ketika menjalin kerja sama dengan PT N-Three yang merupakan investor dari Negara Yaman tak bisa memberikan kontribusi pendapatan. Dikatakannya, malah pegawai yang sudah menduduki posisi supervisor dan manajer harus rela gajinya tertahan 30 persen.

Ia mengungkapkan, selama kerja sama berjalan dari 2018 sampai Mei 2023 total pendapatan dari pelanggan yang masuk ke PT N-Three mencapai Rp 13,9 miliar lebih. Sehingga bila sesuai kontrak sampai tahun 2039 maka total penerimaan PT N-Three bisa mencapai Rp 189 miliar.

0 Komentar