JABAREKSPRES – Salah satu cagar budaya yang merupakan peninggalan sejarah di Kota Bogor Jembatan Otista (Otto Iskandar Dinata) akan segera dibongkar.
Pembongkaran ini, merupakan bagian dari revitalisasi, sekaligus pelebaran badan jalan jembatan. Sejumlah alat berat saat ini sudah berada di area Jembatan Otista itu.
Kepala Dinas PUPR Kota Bogor Rena Da Frina menyebutkan, pembongkaran membutuhkan waktu sekitar dua minggu.
Baca Juga:Yamitema Laoly Bantah Lakukan Monopoli Bisnis di Penjara dan Terlibat NarkobaWarga Kota Cimahi Diduga Dipekerjakan Secara Ilegal Sebagai Scammer Online di Myanmar
Untuk tahapan pengerjaannya, sudah dilakukan persiapan mulai 1 Mei 2023 lalu dengan membangun batas area pekerjaan.
‘’Kontraktor juga sudah mendirikan batas area pengerjaan dengan menggunakan seng tinggi,’’ ujar Rena kepada wartawan, Kamis, (4/5)
Untuk selanjutnya, pengerjaan akan dimulai dengan pengukuran ulang posisi Jembatan Otista (Stacking Out)
Setelah itu baru dibuat gambar kerja. Sedangkan untuk izin akan pembongkaran jembatan akan terus diproses dan dilanjutkan.
Untuk tahap pengerjaan awal akan dibuat penggalian drainase. Dilanjutkan dengan pengaspalan, struktur pondasi jembatan.
‘’Untu tahap akhir nanti kita lakukan finishing. Pelaksanaan ini akan memakan waktu 235 hari kalender,’’ kata Rena.
Rena sendiri menargetkan, untuk penyelesaian fisik ditargetkan akan selesai 8 Desember 2023. Namun setelah selsesai kontraktor masih memiliki kewajiban untuk melakukan pemeliharaan selama 180 hari kalender.
Baca Juga:Timnas Hoki Putri Indonesia Tekuk Singapura 4-0 di Laga ke-2 Sea Games 32nd CambodiaJokowi Berikan Pesan Khusus untuk Prabowo? Begini Kata Pengamat
Untuk penutupan Jalan Otista sendiri sudah dilakukan dan akan berlangsung selama 7,5 bulan.
Jembatan Otista jika selesai dibangun akan memiliki lebar 22 meter dengan empat jalur kendaraan dan trotoar untuk pedestrian.
Saat ini lebar Jembatan itu 15 meter dengan dua lajur. Sehingga ada pelebaran sebasar 15 meter dan trotar kanan dan kiri memiliki lebar 5 meter.
Sedangkan untuk lintasan moda transportasi dipersiapkan berbasis trem.
‘’Jadi ketika dibangun baru nanti totalnya menjadi 22 meter,” cetusnya.
Mantan Camat Bogor Timur itu menambahkan, salah satu alasan Jembatan Otista dilakukan renovasi adalah, karena kondisi jembatan sudah tua.
