JABAR EKSPRES – Kemarau panjang mulai menekan kebutuhan dasar masyarakat di Kota Cimahi. Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi merespons kondisi tersebut dengan menyalurkan bantuan Beras Sejahtera Daerah (Rastrada) Termin II Tahun 2026 kepada 2.227 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Penyaluran bantuan tersebut dimonitor langsung Wali Kota Cimahi Ngatiyana di Kantor Kelurahan Cigugur Tengah, Kecamatan Cimahi Tengah, Selasa (11/8/2026) lalu.
Setiap KPM menerima tiga karung beras dengan total 30 kilogram. Bantuan itu diharapkan dapat mengurangi beban pengeluaran rumah tangga, sehingga anggaran yang sebelumnya dialokasikan untuk membeli beras bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan lainnya.
Baca Juga:CPPD Cimahi Surplus 15 Ton Beras, Warga yang Belum Pernah Terima Bantuan Jadi PrioritasGerakan Pangan Murah Cimahi Diserbu Warga, Beras SPHP Rp48 Ribu Ludes Hampir 2 Ton dalam Sehari
“Alhamdulillah untuk bulan ini kita akan membagikan kepada masyarakat berjumlah 2.227 KPM untuk Kota Cimahi,” ucap Ngatiyana dalam keterangan tertulisnya, Kamis (13/8/26).
Bagi Pemkot Cimahi, penyaluran bantuan pangan menjadi semakin penting di tengah kondisi kemarau panjang yang turut memengaruhi ketersediaan air dan aktivitas masyarakat.
“Sekarang kemarau panjang, kondisi air juga sulit. Tetapi alhamdulillah, kami masih bisa membagikan beras untuk kepentingan masyarakat,” katanya.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa persoalan ketahanan pangan tidak berdiri sendiri. Ketika kebutuhan pangan tetap harus dipenuhi, sementara kemarau berpotensi menambah beban kehidupan sehari-hari, masyarakat rentan membutuhkan dukungan agar tekanan ekonomi tidak semakin berat.
Atas dasar itu, Rastrada tidak hanya dipandang sebagai agenda rutin penyaluran bantuan sosial. Program tersebut menjadi salah satu bentuk intervensi pemerintah untuk menjaga kebutuhan pangan keluarga penerima manfaat, khususnya ketika masyarakat menghadapi kondisi lingkungan yang kurang menguntungkan.
Ngatiyana berharap bantuan beras tersebut dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga selama periode kemarau panjang.
“Untuk menghindari kesulitan-kesulitan di tengah-tengah kemarau panjang ini,” ujarnya.
Tak hanya Rastrada, Pemkot Cimahi juga menyiapkan dukungan lain untuk membantu masyarakat menghadapi tekanan kebutuhan pangan.
Baca Juga:Polres Cimahi Siapkan 10 Ton Beras dalam Gerakan Pangan MurahPanen Raya Tak Redam Kenaikan Harga Beras di Cimahi, Pedagang Terpaksa Naikkan Harga
Menurut Ngatiyana, pemerintah tidak hanya mengandalkan Rastrada, tetapi turut mendorong penyediaan beras dengan harga yang terjangkau.
Langkah itu dinilai penting karena penerima bantuan sosial memiliki sasaran tertentu, sedangkan kebutuhan pangan menyentuh masyarakat secara lebih luas.
Karena itu, menjaga keterjangkauan harga bahan pangan juga menjadi bagian dari upaya pemerintah meredam tekanan kebutuhan pokok.
