Cagar Budaya Bersejarah Jembatan Otista Mulai Dibongkar

Salah satu cagar budaya yang merupakan peninggalan sejarah di Kota Bogor Jembatan Otista (Otto Iskandar Dinata) akan segera dibongkar.
Jembatan Otista yang diambil pada era tahun 2016 (Foto: akun Facebook Qadri Zein Tambon)
0 Komentar

Selain itu, kondisi Sungai Ciliwung sudah mengalami pelebaran yang awalnya 34 meter menjadi 50 meter. Sehingga untuk panjang jembatan harus disesuaikan.

Ketentuan ini meruapakan rekomendasi dari BBWS Ciliwung yang menyatakan untuk penampang sungai Ciliwung sama rata karena sekarang kondisinya mengerucut.

‘’Jadi ada penambahan 15 meter,” ucap Rena.

Alasan lainnya adalah, kondisi struktur jembatan pada dinding bawah sudah mulai retak.

Baca Juga:Yamitema Laoly Bantah Lakukan Monopoli Bisnis di Penjara dan Terlibat NarkobaWarga Kota Cimahi Diduga Dipekerjakan Secara Ilegal Sebagai Scammer Online di Myanmar

Kondisi beton pelengkung jembatan sudah mulai terkelupas. Sebab, Jembatan peninggalan zaman Kolonial Belanda itu terakhir di renovasi 40 tahun lalu.

Selain itu, jika dilihat dari kondisi arus lalu lintas, Jembatan Otista merupakan titik kemacetan yang ada di Kota Bogor.

Arus Lalui lintas yang masuk ke Jalan Otista akan mengalami penyempita jika melewati Jembatan itu.

‘’Jadi Terjadi penyempitan jalur atau bottleneck sehingga harus dilebarkan,’’ ucapnya.

‘’Keberadaan Jembatan Otista ini akan mengakomodir tranportasi berbasis trem yang membutuhkan tekanan dan tonase besar,’’ tambah Rena lagi.

Untuk diketahui berdasarkan data Proyek jembatan Otista dimenangkan oleh kontraktor PT Mina Fajar Abadi.

Perusahaan ini beralamat di Jl. Kuala Bagok Dusun Mesjid Keude Bagok Kecamatan Nurulssalam Kab. Aceh Timur, Provinsi Aceh. (yud/yan).

0 Komentar